Pengalaman Bersama GERD

gerd? Dulu pertama kali dengar istilah ini masih asing, skrg makin sering bertemu di berbagai obrolan dan artikel.

GERD adalah singkatan dari Gastroesophageal reflux disease merupakan penyakit saluran pencernaan akibat asam lambung yang naik ke esofagus (refluks). Hal ini akan membuat penderitanya merasa mual bahkan muntah dan juga dada terasa panas seperti terbakar (heartburn) (From mediskus.com)

Saya kenal istilah ini setelah berkelana panjang bertemu dan konsultasi dgn berbagai dokter, mulai dari : dokter umum, internist, spesialis jantung, syaraf, THT, paru, ginjal, kandungan dan Gastro.
Test yang udah dilakuin pun bejibun : mulai dari tes darah, EKG jantung, bahkan tes lupus 😢

Gejala awal
Saya tak pernah menyangka dulu bisa disapa penyakit ini. Suatu hari yang panas sepulang dari Subang, masih di dalam mobil bersama keluarga, tiba-tiba seluruh tubuh saya kram. Saya panik, begitu pula keluarga. Selain kram, dari kaki hingga kepala,detak jantung saya pun lebih cepat, alias deg-deg-an. Esoknya saya ke dokter Internist di RS Boromius, dan dirujuk ke dokter syaraf serta cek lab. Hasil lab normal.
Lanjut ke dokter syaraf, dites bagian-bagian tubuh di ruang dokter hasilnya baik. Dirujuk tes MMR tapi saya takut soalnya katanya disetrum setrum 😅
Setelah menebus obat dan tidak kunjung baik, saya pun Konsul ke dokter jantung karena deg-deg-annya makin parah, pas cek tensi tinggi banget. Hasil EKG jantung ternyata tidak masalah. Dokter jantung malah ngasih saya pil penenang biar bisa tidur.
Saya belum membaik, sakit lanjut pindah ke telinga. Telinga saya berdenging. Saya pun ke dokter THT , malah disuruh tes pendengaran. Saya antri tes pendengaran sama nenek2 usia 80 tahun😅 disitu saya merasa aneh.
Masih penasaran, saya ke dokter kandungan, siapa tahu KB yg saya gunakan (IUD/spiral) tidak cocok. Ternyata gak masalah juga.
Telinga membaik dengan sendirinya, sakit malah pindah ke perut. Perih sekali. Diisi air pun perih luar biasa. Akhirnya saya ke dokter ahli Gastro di yang katanya sudah Profesor dan terkenal. Harus tes lab yang biayanya 2 juta 😥
Merasa itu dokter matre, saya balik lagi ke dokter jantung. Karena perih dan dada terasa terbakar, serta sesak. Dokter jantung pun merujuk ke dokter ahli paru, saat itu setelah nanya teman-teman dokter di UNPAD, disarankan ke dokter Prayudi di RS Boromius. Dokternya sangat baik dan ramah. Saat itu saya diminta tes ronsen.

Bolak-balik ke dokter ini saya habiskan kurang lebih 4 bulan. Cape? Iya. Stress banget. Uang juga habis. Malah ketika itu anak kedua saya /zuran masih 6 bulan. Saat itu saya merasakan sedang berada di titik terendah dalam hidup saya. Saya ingin sembuh. Segala cara hampir saya lakukan. Curhat ke teman-teman, browsing di internet, cari obat herbal, dll. Saya ingin sembuh, saya pun lebih banyak beribadah kepada Allah . Setiap solat menangis dan berdoa. Saya ingin sembuh, banyak nazar yang saya ucapkan . Saya bingung, sudah banyak dokter yang menyatakan saya tidak apa-apa, tapi kenapa saya tak kunjung sembuh?. Berat badan saya pun berangsur angsur turun. Saya takut, jangan-jangan saya terkena penyakit berat. Saya semakin stress😥😥

Sampai suatu hari saya curhat pada teman dokter saya yang ada di Inggris. Saya ceritakan gejala yang saya alami
” Oh teteh kayaknya kena penyakit psikosomatis. Semacam penyakit psikologis. Soalnya sakitnya pindah-pindah dan sembuh sendiri . Karena sebenarnya teteh gak apa-apa.”

Saya pun kemudian browsing di google, apa sih psikosomatis? Memangnya saya sakit jiwa gtu?😲😲 Google menggiring saya ke grup Facebook orang-orang dengan sakit gerd. Disana orang2 banyak berdiskusi. Saya jadi mulai tahu tentang penyakit ini.
Saya pun Konsul dengan dokter prayudi, apa benar saya gerd. Dokter menjawab kemungkinan-kemungkinan tersebut, karena hasil ronsen paru normal, saya dirujuk ke ahli Gastro yg ada di RS. boromius, yaitu prof. Siti Aminah.
Ternyata dokter ini sudah senior dan galak, hihi. Dateng2 langsung ditanya : kenapa, kamu banyak pikiran yah? . Hmm.. banyak pikiran yah? Iya sih, mikirin sakit ini 😦😦.

Selama 1 bulan selanjutnya saya cuman makan bubur dan kecap😖 Kadang sama tahu rebus. Obat nya juga banyak banget. Berat saya makin turun. Karena saat itu saya masih jadi IRT, kalau d rmh saya sering murung. Anehnya kalau ada undangan kopdar dengan teman2 saya semangat dan lupa sakitnya 😂😂
Alhamdulillah berangsur-angsur saya pun pulih. Tentunya setelah bolak balik ke Prof. Aminah ini yang walaupun jutek tapi Alhamdulillah cocok.
Alhamdulillah Allah memberikan saya kesehatan yang baik kembali. Alhamdulillah saya pun gendut lagi hingga sekarang 😁😁

Oya, Obat obatan dan makanan yang sering dipakai/dimakan selama gerd :
– pil penenang (diresepkan prof. Ahli jantung, enak ternyata abis minum ini. Tidur nyenyak terus. Tapi tentunya gak boleh sering-sering😝)
– nexium (obat lambung)
– propepsa ( obat cair rasa stroberi, untuk tukak lambung, kalau masih kambuh suka beli buat simpenan)
– ranitidin (obat nyeri)
– omeprazole (lambung)
– lansoprazole (lambung)
– habbatusauda (Alhamdulillah setelah mengkonsumsi rutin, terasa bedanya. Lebih seger , lebih sehat)
– perasan kunyit ( jgn tiap hari, karena bs merusak organ lain)
– manisan lidah buaya (beli di supermarket)
– stop soda, kopi, teh, pedas, asem

Setelah sembuh
Hasil dari browsing dan mengalami sendiri, ternyata gejala gerd pada orang itu berbeda beda. Penyebabnya juga bisa beda, tapi ada kesamaan, yaitu asalnya dari lambung dan asam lambung. Apabila banyak pikiran/ stress maka lambung akan mengeluarkan lebih banyak asam, nah kejadian di tubuh saya, asam itu naik ke paru dan jantung : sehingga nafas sesak dan dada sakit serasa dicabik cabik (dan makin stress karena takut kayak lagi serangan jantung😱😱).
Banyak juga yang sakit gerd ini merasa mual, muntah, tapi Alhamdulillah saya tidak terlalu sering mengalami gejala ini.

Ciri khasnya : orang yg sakit gerd biasanya diikuti perasaan cemas berlebih / anxiety. Paranoid. Tidak bisa tidur. Merasa akan mati, dsb. Inilah yang harus ditangkal sebenarnya. Di saya, perasaan ini bisa hilang dengan banyak ibadah , dan banyak bertemu dengan teman-teman.

Setelah sembuh, saya menyadari bahwa sakit ini adalah teguran Allah untuk saya. Allah ingin saya lebih mendekatkan diri, ingin lebih banyak ibadah. Sakit ini juga mungkin disebabkan stress di bawah sadar saya, karena saya punya 2 anak yang masih kecil, sementara keinginan saya saat itu untuk mencari pekerjaan jadi tertunda😢😢
Apapun itu masalah nya, berdamai lah dengan diri sendiri. Saat ini pun, saya masih sulit untuk memaafkan diri sendiri, kadang jika Masalah datang, saya merasa saya yang bodoh, atau takdir yang salah.
Sampai sekarang sih, kalau terlalu banyak pikiran saya masih suka mual dan sesak. Tapi Alhamdulillah gak separah dulu, sudah mulai tahu trik-trik nya. Biasanya saya minum air putih hangat yang banyak, rileks, mendengar kan musik, berdoa, dan melakukan hal-hal yg menyenangkan.

Pengalaman saya dengan gerd ini membuat saya tahu, sakit tidak hanya berasal dari virus, bakteri, kuman atau apalah, tapi juga bisa dari pikiran.
Selalu jaga pikiran yang positif. Aamiin. Semoga selalu bisa. 🙂

-tips tambahan untuk penderita gerd-

  • Banyak minum air putih hangat, lanjutkan dengan bersendawa : bagus, banyak gas yg keluar
  • Ketika tidur, ganjal leher dengan banyak bantal
  • Hindari makanan dan minuman pemicu asam lambung : soda, coklat, asam, pedas, kopi, teh
  • Hindari stress. Hehe. Tak semudah ngedip. Ganti istilahnya : hadapi stress dgn semangat, jangan kabur😁😁
  • Banyak berdoa dan mencari ketenangan diri, yakin Allah pasti menyembuhkan
  • Olahraga (yang ringan2 saja seperti jalan kaki rutin)
  • Berbahagialah dan bersenang senang. Cari passion hidup, tekuni hobi. Selalu berpikiran positif. Banyakin piknik. Hehe
  • Jangan begadang : haram untuk penderita gerd, bisa naikin asam lambung.
  • Kalau saya selalu sedia permen karet dan fresh care / oles-oles anget buat leher

Sekian 😎

Terimakasih bagi yang sudah membaca

#30DWC1 #essasquad3 #bandung

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s