review playground BEC Bandung

Haloo, udah lama gak review tempat main nih. Kali ini mau review playground yang cukup bersih dan nyaman menurut saya, ada di Bandung Electronic Center (BEC), Jl. Purnawarman Bandung. Yang namanya anak-anak pasti seneng kalau dibawa main ke luar rumah, mamahnya juga pasti seneng ya, sekalian cuci mata dan belanja, hehe.

Playground ini menyatu dengan kawasan bermain game master, letaknya di lantai 3 sebelah foodcourt BEC baru. Saat saya kesana bulan Juni 2017, ada perubahan tarif masuk, yang tadinya weekend sekitar 45,000, menjadi 70,000/orang. Lumayan juga naiknya. Selidik punya selidik, ada beberapa perubahan di arena bermain ini, diantaranya locker penyimpanan barang, area permainan baru seperti panjat dinding, piano injak, balon muter, dan ac nya jadi semakin dingin, hehe.

Secara keseluruhan, playground BEC ini reccomended, karena tempatnya rapi dan bersih, serta variasi mainannya cukup banyak. Yang doyan loncat ada trampoline, yang kangen pantai ada arena pasir lengkap dengan peralatan mainnya, yang suka mandi bola, perosotan, hingga tembak-tembakan bola ada. Baiknya anak yang masih kecil ditemani ya, karena ada permainan yang cocoknya untuk tingkat TK. Ada juga loh arena play pretend, yaitu rumah-rumahan berjudul salon, rumah makan, dan lain-lain. Untuk penunggu tidak dikenakan biaya, namun tetap wajib memakai kaos kaki seperti anak-anak, disediakan space menunggu di dalam berupa bantal-bantal imut yang nyaman.

Wilayah bermain ini menurut saya juga cukup aman, ada beberapa penjaga yang suka berlalu lalang memonitor. Saya juga pernah menitipkan anak-anak sebentar karena mau ke ATM yang ada di sebelah, penjaganya mau dititipkan. Plusnya, setelah bermain, anak-anak diberikan hadiah kecil yang dapat dipilih sendiri. Oya, karena saya membayar untuk 3 anak, ternyata mendapat voucher 60,000 untuk bermain di area permainan mesin game master BEC, alhamdulillah! Overall walaupun harganya sekarang cukup mahal tapi tetap mengasyikkan untuk didatangi.

Note untuk pengunjung yang akan kemari :

  1. Arena berada di gedung BEC baru, lantai 3
  2. Jangan lupa bawa kaos kaki untuk anak-anak dan orang dewasa yang akan menjaga
  3. Isi voucher kartu tap sebelum bermain
  4. Bawa baju ganti lebih baik, karena ada arena pasir
  5. Simpan barang bawaan di loker sebelum bermain, sehingga dapat beraktivitas lebih nyaman
  6. Jaga selalu anak-anak anda, jika tidak ada perihal penting, jangan ditinggalkan (kayak saya..hehehe)

Sampai jumpa lagi di review tempat main lainnya 😀

Advertisements

Learning How To Learn

PROLOG

Setiap manusia diciptakan oleh Sang Pencipta dengan keunikannya sendiri. Sebaiknya, setiap individu disiapkan untuk menjadi seorang visioner dan pemimpin, dibandingkan manjadi pekerja yang mengerjakan hal-hal teknis. Kreativitas individu mutlak diperlukan dalam era globalisasi dan teknologi saat ini, utamanya untuk maju dalam terjangan kompleksitas kehidupan manusia. Dengan inovasi dan kreativitas, manusia akan lebih porduktif, karena umumnya orang yang tingkat kreatifitasnya tinggi tingkat produktifitasnyapun tinggi.

Dalam islam, konsep pendidikan dicetuskan oleh seorang tokoh bernama Abdurrahman an-Nahlawi. Beliau mengungkapkan pendidikan (tarbiyah) terdiri dari empat unsur. Pertama, menjaga dan memelihara fitrah anak. Kedua, mengembangkan seluruh potensi (kreativitas) dan kesiapan yang bermacam macam. Ketiga, mengarahkan seluruh fitrah dan potensi menuju kepada kebaikan dan kesempurnaan yang layak. Keempat, proses ini dilaksanakan secara bertahap dan sistematis. Sebagaimana ide yang inovatif dan kreatif hendaknya juga tak boleh lepas dari nilai-nilai luhur agama sebagai tujuan utama pendidikan Islam, yaitu menghasilkan manusia yang beradab (to produce a good man).

Utamanya, pendidikan tak akan hanya selesai di sekolah, tapi juga harus bersinergi dengan pendidikan keluarga di rumah. Seperti pepatah, Sia-sia mengajarkan ikan terbang, karena ia sudah jago berenang. Sebagai pendidik,  haruslah menghargai dan mengembangkan potensi yang dimiliki oleh anak, tidak “mengecilkan” kekurangan yang dimiliki, tapi lebih menggali potensi. Ada suatu cerita tentang seorang guru yang saat pembagian rapor/kenaikan kelas membagikan surat untuk setiap anak didiknya, isinya mengenai pompaan semangat, kebanggaan terhadap hasil yang telah diraih selama proses pembelajaran, dan ucapan terimakasih telah menjalani sekolah dengan baik. Hati seorang pembelajar akan tersentuh dan dihargai bila diperlakukan demikian, dibandingkan merasa kecil karena pembeberan nilai yang tidak sesuai standar. Di mata saya pribadi, tidak layak sistem pendidikan saat ini memakai angka dalam penilaian, karena setiap individu itu baik, dan kalaupun tidak baik harusnya didorong agar menjadi baik.

Sebagai orangtua, haruslah mengecilkan ego pribadi. Ada yang menginginkan anaknya menjadi dokter, padahal anaknya suka sekali menari. Saya pribadi berprinsip, apapun professi yang diinginkan anak itu baik, asalkan hal tersebut merupakan minatnya serta dalam koridor kebaikan : menjadi manusia yang bermanfaat, jujur dan adil. Siapkan anak-anak kita untuk masa depan, karena kita tidak dapat melihat keseluruhan masa depan itu.

HOW TO LEARN FAST?

how-to-learn-fast

Melalui gambar diatas dapat dianalogikan perjalanan dari San Francisco United States ke London, England. Jika perjalanan diibaratkan dengan waktu belajar (disini untuk menjadi seorang pengusaha), maka yang paling lama menuju tujuan adalah learning by reading, sementara yang paling cepat adalah learning by taking big risk.  Taking Big Risk, bisa dianalogikan dengan menciptakan lompatan kreativitas secara out of the box, semisal teaching others, menciptakan ruang-ruang berbagi dan berkarya, resign dari pekerjaan yang “nyaman” dan berjuang menjadi seorang enterpreneur, dan mempengaruhi “pikiran”orang lain.

Yang terpenting adalah lakukan dan lakukan. Seperti moto hidup saya Audere est facere : Berani adalah berbuat. Dan seperti simbol Nike : JUST DO IT. Rencana jangan berakhir hanya di kertas catatan, buat mimpi menjadi kenyataan dengan ikhtiar terus-menerus.

BOOK REVIEW

Josh Kaufman menulis Buku The first 20 hours : How to learn anything. (Visual Book Review ditulis oleh Sacha Chua).

20130705-Visual-Book-Review-The-First-20-Hours-How-to-Learn-Anything...-Fast-Josh-Kaufman (1)

Bagaimana menciptakan proses belajar yang cepat (dan tepat):

  1. Pilih yang kamu sukai – Apa ilmu yang membuatmu excited? Apa yang membuatmu berbinar-binar dan tak kenal lalah dalam melakukan hal tersebut?
  2. Fokus untuk 1 ilmu dalam 1 waktu – Jangan kehabisan energi untuk meraup semuanya sekaligus (yang mana ini yang selalu saya lakukan). Lakukan bertahap, terencana.
  3. Tentukan targetmu – dengan target yang jelas dan terukur, kamu akan tahu apa yang ingin kamu raih
  4. Bagi ilmu mu menjadi keahlian-keahlian kecil- Lakukan yang kecil-kecil dahulu, focus on your subskills
  5. Pilih tools belajar yang bagus – misal : membuat buku catatan target, atau checklist memo, share ke orang-orang terdekat agar mereka bisa selalu “mengingatkan”laksana timer
  6. Buang semua hal yang mengganggu belajar – pikiran negatif, mental tempe, tanggapan orang lain, dsb
  7. Buat timeline
  8. Himpun feedback dari mentor/coach/guru, video pelatihan, buku-buku
  9. Hitung waktu belajarmu
  10. Tekankan pada kuantitas dan kecepatan

A key insight? You don’t have to be amazing, just good enough to enjoy the skill, and 20 hours is enough to get you there if you learn effectively. (Even if it turns out to be more complex than that, stick with it anyway, and then see where you are at 20 hours.)

quote-learn-from-each-other

Padepokan Seni Mayang Sunda Kota Bandung

Kota Bandung adalah Ibu Kota Provinsi Jawa Barat, sebagai pusat kebudayaan Sunda yang memberi banyak kesempatan untuk menikmati pertunjukan kesenian tradisional maupun kontemporer. Seni tradisional sunda diantaranya  Wayang Golek, Kawih sunda, Jaipongan dan seni bela diri tradisional pencak silat, serta banyak lagi potensi seni budaya yang dapat dikembangakan. Bandung mempunyai beberapa gedung pertunjukan seni budaya, yaitu Dago Tea House, Gedung Rumentang Siang, Galeri Kita, Museum Sri Baduga, dan tempat lainnya.

Salah satu tempat pertunjukan yang dimiliki oleh Pemerintah Kota Bandung dan kerap dikunjungi para penikmat sajian seni dan budaya adalah Padepokan Seni Mayang Sunda. Bertempat di Jalan Peta No. 209 Bandung, tempat ini dahulu pernah aktif kemudian sempat vakum dan kemudian mulai tahun 2013 dibuka kembali.  Tempat ini difungsikan secara gratis menjadi tempat diskusi, aneka seni permalam Minggu dan event-event yang lainnya, dengan bobot 70% seni tradisi, dan 30% seni kontemporer. Padepokan ini diharapkan dapat memfasilitasi komunitas masyarakat dalam rangka pemberdayaan seni budaya. UPT Padepokan Seni Mayang Sunda siap menyambut wisatawan dengan suguhan even-even seni tradisional dan kontemporer.

Prioritas pertunjukkan di Padepokan Seni Mayang Sunda adalah pada seni tradisional untuk menarik minat wisatawan. Untuk menjadikan Padepokan Seni Mayang Sunda sebagai pusat kebudayaan, maka setiap hari Sabtu dan Minggu biasa digelar pertunjukkan seni. Kreasi seni yang akan digelar di Padepokan Seni Mayang Sunda tersebut, tidak hanya seni tradisional saja. Tapi juga akan ditampilkan kreasi seni kontemporer dan modern.

Melalui program pagelaran seni pertunjukan ini diharapkan dapat mendorong munculnya komunitas di masyarakat yang peduli terhadap Seni Budaya tradisional yang memiliki jati diri dan karakter masyarakat indonesia. Selain itu juga, dengan dikembangkannya Padepokan Seni Mayang Sunda Kota Bandung diharapakan akan tumbuh dalam jiwa para pelaku seni budaya suatu kepedulian yang memahami dan bisa secara bersama-sama mencoba mempertautkan ekspresi seni budaya dan “ Jiwa Seni “ masyarakat guna memperkuat benteng pertahanan budaya secara cepat, tepat dan akurat yang pada gilirannya diharapkan dampak globalisasi tidak lagi menjadi permasalahan yang menakutkan, namun menjadi mitra untuk saling mengisi budaya luar yang positif sehingga memperkaya keanekaragaman kreasi dan inovasi para kreator.

Banyak komunitas – komunitas seni budaya yang ada di Kota Bandung yang kurang mendapatnya pelayanan dari Pemerintah Kota Bandung dalam hal mendapatkan tempat yang representatif untuk pagelaran seni budaya. Masih sedikit Padepokan Seni di Kota Bandung yang dapat dipergunakan menjadi tempat pertunjukan dan pembinaan seni budaya, dikarenakan beberapa Padepokan Seni atau Gedung Kesenian yang tidak terawat dan terpelihara. Padepokan Seni/ Gedung Kesenian di Kota Bandung kebayakan milik Provinsi Jawa Barat, Swasta/ Masyarakat dan hanya sebagian kecil milik Pemerintah Kota Bandung.

Karena itu, Pemerintah Kota Bandung saat ini tengah membenahi regulasi serta perencanaan untuk menghidupkan kembali Padepokan Seni Mayang Sunda. Pengoptimalan penyediaan sarana dan prasarana serta pemanfaatan gedung Padepokan Seni Mayang Sunda harus senantiasa ditingkatkan karena bermanfaat sebagai salah satu sumber aset daerah dan destinasi budaya yang memiliki nilai ekonomi yang signifikan.

 

alamat dan nomor telepon padepokan seni mayang sunda.jpg

Sumber Gambar : http://www.wisatabdg.com

Cinta dan Sahabat (bagian 3- final)

Upacara hari Senin ini, tidak seperti biasanya. Ya, biasanya eky malas sekali karena acara tersebut membosankan, sehingga ia selalu kabur ke kantin atau sengaja datang terlambat untuk menghindarinya. Tapi tidak dengan hari ini, ada gairah yang menguap di dadanya, ada seseorang yang ingin ia temui, siapa lagi kalau bukan Anara. Walaupun barisan siswa kelas 3 dan kelas 1 berjauhan, Eky yang sudah tahun terakhir itu berharap bisa menemukan perempuan yang sedang diincarnya, ya meskipun dari jarak jauh. 25 menit upacara terlama yang pernah Eky ikuti telah dilalui, sembari iringan ledekan dari teman-temannya dengan istilah : bentar lagi bakalan hujan, ada kejadian langka, dan dengan lututnya yang hampir goyah berdiri dengan sikap sempurna. Saat siswa-siswa dibubarkan, Eky langsung naik ke “podium” yang sudah kosong, bagian tertinggi dari lapangan tempat pembina upacara berpidato. Matanya liar mencari sosok gadis itu dari atas sana. Dengan tubuhnya yang tinggi, Eky berharap bisa melihat Anara, ya walaupun sebentar. Tanpa sadar tepukan telah mendarat di punggung Eky. “Kamu lagi ngapain? ” . Seperti biasa, Risky yang membuyarkan kegiatan serius Eky.
“Engga, gak lagi ngapai-ngapain”
” Mau latihan pidato? ”
Eky tersenyum singkat “engga lah”
“Nyari anak kelas satu? ”
Ehm.. Risky sepertinya bisa membaca pikiran Eky. Iya juga sih, pandangan Eky sedari tadi ke kerumunan siswa-siswa kelas satu di ujung kanan lapangan.
“Anara kelas 1-10, dia ada di sebelah tengah ” . Seperti cenayang, Risky bisa tahu apa yang sedang Eky cari, ya persabatan lebih dari 10 tahun mungkin jawabannya.
Seperti elang yang menemukan mangsanya , mata Eky berbinar ketika mendapati Anara di balik kerumunan manusia berbaju putih-abu tersebut. Anara nampak sedang mengobrol bersama teman perempuannya. Eky dapat melihat rambutnya dibiarkan terurai, bersinar terkena sinar matahari pagi, pinggangnya langsing, pipinya merona merah dan senyumnya benar-benar menyejukkan. Sekejap saja dewa cupid turun dari khayangan, membuat Eky mabuk kepayang , dan takdir yang bergulir begitu harmoni, karena sekelibat bola mata anara dan Eky bertemu. Jantung Eky berdegup kian kencang, ketika Anara tersenyum kepadanya. Senyum yang penuh arti.

“Aduh, risky… Gwa ketimpa masalah nih”
” Kenapa ky ”
” Gwa kayaknya naksir anara”
Risky tersenyum. Mereka berdua sedang melangkah bersama ke kelas. Eky pun menceritakan kejadian kemarin, mengenai bingkisan yang ada di lokernya.
” Baru kali ini kayaknya elu naksir cewe ” , risky terkekeh.
” Syukurlah gwa masih normal, ris”
” Terus gimana? Mau ngajak ketemuan sama anara? ”
” Gwa mau langsung nembak aja, ris”
Eky mempercepat langkahnya ke kelas, sementara risky terdiam melongo.

……
Atas bantuan Indra yang punya adik di kelas yang sama dengan Anara, Eky bisa bertemu dengan Anara di lapangan basket. Ya, bukan tempat yang bagus untuk bertemu, tapi ini tempat paling strategis karena paling dekat dengan kelasnya Anara. Dengan alasan ingin menanyakan jadwal wali kelasnya, Eky saat ini berhadap-hadapan dengan Anara. Berdua. Lapangan basket itu sekarang cukup sepi, karena jam istirahat siswa lebih banyakb berkumpul di kantin untuk makan. Eky sangat kikuk, ia tidak percaya diri dengan potongan rambutnya hari ini. Beberapa kali ia bolak-balik kamar mandi hanya untuk berkaca dan merapikan rambutnya. Baju seragamnya yang biasanya berantakan mendadak rapi dan bersih, dengan ikat pinggang yang bagus. Eky sebenarnya merasa aneh dengan dirinya yang sangat berani ini, dan Eky merasa malu pada dirinya sendiri karena pernah berpikir jatuh cinta pada pandangan pertama itu konyol. Eky memberanikan diri karena dari info adiknya Indra, Anara masih jomblo.
” Maaf nih, mengganggu” Eky memulai pembicaraan dengan terbata-bata.
” Iya, ada apa ka? ”
Eky tidak berani menatap Anara. Perempuan dihadapannya itu masih polos, sepertinya karena baru kelas 1, Anara kemungkinan tidak tahu kalau Eky cukup terkenal di sekolah. Tapi inilah yang membuat anara berbeda, ia tidak “jual murah” seperti anak perempuan lain yang wajahnya tersipu malu-malu atau geer jika berdekatan dengan dirinya.
“Saya sebelumnya mau minta maaf karena telah marah-marah tempo hari”
” Oh, gak apa-apa kak.
“Ehmm..eh.. Anara belum punya pacar ya? ”
Anara terdiam, ia tidak menjawab. Mungkin ia bingung.
” Anara, ..emm…saya boleh gak.. kenal anara lebih dekat? “, Eky berbicara terbata-bata. Ia tak sanggup menahan kegugupannya. Keringat dingin mulai mengucur di pundak bidangnya.
Anara tertunduk. Ia tidak bergeming.
” oya..Makasih banyak ya, untuk minumannya. Enak sekali, ini sekalian saya bawa tempatnya. Ini punya anara kan ya? ”
Anara memandang tempat melamin berwarna pink itu, lalu meraihnya dari tangan Eky.
” Iya ka, ini punya saya” . Eky merasakan jantungnya meloncat. Ia senang karena benar Anaralah yang memberi bingkisan itu.
” Ehmm.. boleh gak, panggil saya Eky saja, jangan Kaka? ”
Mata anara tiba-tiba terbelalak.
” Oh, Kaka namanya Eky? ”
” Iya”
Anara menggaruk- garuk kepalanya. Ia nampak sangat bingung.
” Kenapa? ” Eky memberanikan diri bertanya.
Anara nampak menarik napas panjang sebelum berbicara kembali , ” Maaf ka, saya pikir nama teman Kaka yang kemarin itu Eky. Saya salah kirim ka, maaf ya ka. Sebenarnya saya..hmm.. ingin kenalan sama teman Kaka yang waktu itu di parkiran mobil”
Seperti disambar petir, Eky seketika mematung. Ingin rasanya ia kabur ke angkasa luar dan disedot blackhole. Pernyataan yang sangat menyakitkan. Perih dan malu. Tak disangka ternyata Anara menaruh perhatian pada Risky, bukan Eky. Salah sasaran, karena nama mereka berdua mirip.
Eky serasa mimpi. Ia malu, gengsi, sedih, marah, bercampur aduk.
Tapi ia lalu teringat masa-masa persahabatan dengan Risky, sepuluh tahun yang penuh warna. Ya, demi sahabatnya risky, ia pasti akan menerimanya.
Walaupun.. ehm, butuh waktu sih.

Sekian.

Juni 2017.

 

Inovasi Daerah Kota Bandung

Inovasi menjadi kunci dalam memenangkan persaingan yang semakin ketat. Hal ini sejalan dengan program prioritas Presiden RI pada Nawacita Ke-7 yaitu mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor-sektor strategis ekonomi domestik. Dalam persaingan ekonomi global, mutlak dibutuhkan suatu kemampuan teknologi dalam mengolah sumber daya secara inovatif, untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi dan mendistribusikan nilai tambah tersebut secara adil. Penguasaan teknologi dibutuhkan sebagai basis peningkatan daya saing dalam penciptaan nilai tambah ekonomi serta kesejahteraan masyarakat.

Pengertian inovasi berdasarkan UU No. 23 Tahun 2014 adalah semua bentuk pembaharuan dalam penyelenggaraan urusan pemerintahan daerah. Pada era globalisasi dan otonomi daerah ini, peranan inovasi daerah sangat penting dalam rangka percepatan pembangunan daerah. Inovasi daerah juga menjadi tumpuan untuk mendongkrak daya saing daerah, terutama dalam kompetisi global, perluasan jejaring, pengelolaan sumber daya manusia yang kolaboratif dan menggiring perubahan kepada ekonomi berbasis pengetahuan.

Pencapaian kemandirian dan daya saing nasional harus diawali dengan penciptaan iklim kondusif serta pemberian ruang dinamis yang luas di daerah. Potensi kearifan lokal di daerah harus dikembangkan sebagai bagian dari penguatan daya saing bangsa. Hal ini bertujuan untuk mendorong pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai dasar peningkatan iklim inovasi secara holistik.

Salah satu cara efektif dalam peningkatan iklim inovasi di daerah adalah dengan memperkuat sistem inovasi daerah atau SIDa. Sistem inovasi daerah merupakan keseluruhan proses dalam satu sistem untuk menumbuhkembangkan inovasi yang dilakukan antar institusi pemerintahan/ pemerintah daerah, lembaga pendidikan atau lembaga penunjang inovasi, dunia usaha, dan masyarakat atau dikenal dengan interaksi ABG’S (Academy, Buissness, Government and society), dengan SIDa yang kuat, diharapkan kreativitas dapat bangkit dan produk suatu daerah dapat bersaing dengan daerah lainnya, bahkan dapat sukses di dalam persaingan global.

Di era otonomi daerah ini, Pemerintah Kabupaten/Kota diharapkan dapat menjamin kesiapan sistem yang berupa kriteria dan tata cara penyelenggaraan serta tahapan inovasi daerah dalam peningkatan pelayanan dan kinerja daerah. Oleh sebab itu, Kota Bandung memerlukan roadmap mengenai pelaksanaan inovasi daerah, serta perumusan strategi dan arah kebijakan dalam penyelenggaraan inovasi.

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Republik Indonesia telah memberikan apresiasi terhadap sistem inovasi pelayanan publik (Sinovik) yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Bandung, dengan dimasukannya sebagai top 99 inovasi pelayanan publik tahun 2016. Inovasi sosial terbaik dari kota bandung adalah : 1) omaba (ojek makanan balita) yaitu delivery service makanan sehat untuk balita kurang gizi yang berasal dari kebun urban farming yang dikelola masyarakat; 2) from zero to hero : “membangun generasi cinta sehat di sekolah yang siap membangun negeri” yaitu program kolaborasi dengan masyarakat dalam menjadikan sekolah sehat, salah satunya dengan perbaikan kamar mandi sekolah.

Pengembangan inovasi sudah menjadi bagian dari RPJMD Kota Bandung 2013-2018, dimana inovasi tersebut condong pada peningkatan ekonomi, terutama ekonomi kreatif. Kota Bandung sebagai kota kreatif yang memiliki pusat pendidikan terbaik di indonesia, beragam komunitas yang berkualitas, serta pariwisata yang semakin berkembang dan menjanjikan, diharapkan dapat terus melahirkan inovasi-inovasi yang dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi, kesejahteraan masyarakat, perbaikan lingkungan yang semakin lestari serta kehidupan sosial yang harmonis.

 

Membuat kurikulum yang gue banget

_Matrikulasi IIP Batch #4_
REVIEW NICE HOMEWORK #4

*MEMBUAT KURIKULUM YANG “GUE BANGET”*

Bunda, membaca satu demi satu nice homework #4  kali ini, membuat kami makin yakin bahwa akan makin banyak anak-anak Indonesia yang memiliki Ibu-Ibu tangguh, yang paham akan dirinya dan mampu *_Memberi Teladan_* kepada anak-anaknya, bahwa seperti inilah cara belajar di Universitas Kehidupan.

Tantangan dalam mengerjakan Nice Homework#4  ini bukan di urusan hasil pencapaian, tetapi justru di urusan *_kesungguhan_*bunda untuk menemukan diri.  Proses ini memang tidak mudah, tetapi kalau kita tidak memulainya maka kita tidak akan pernah tahu. Maka efek berikutnya kita tidak bisa memandu anak-anak kita dalam menemukan peran hidupnya. Ketika merasa  tidak bisa dan tidak mau belajar efek berikutnya adalah kita *_sub kontrakkan_* pendidikan anak kita ke orang lain, yang belum tentu paham akan sisi keunikan anak kita. Inilah yang menjadi sumber awal munculnya penyakit *_kemandulan_* dalam mendidik anak-anak. Menggerus kekuatan fitrah kita dalam mendidik anak-anak sehingga menyatakan dirinya _tidak mampu lagi_

Untuk itu kami akan membantu bunda dan calon bunda semuanya menemukan misi hidup ini setahap demi setahap.

 

🍀Bagi anda yang belum menemukan “jurusan” ilmu apa yang harus ditekuni dengan fokus, maka bersabarlah, tuliskan apa adanya di NHW#4 ini bahwa  anda memang belum ketemu sama sekali. Kemudian silakan lihat kembali ke belakang, faktor-faktor apa saja yang membuat anda sampai usia sekarang belum bisa menemukannya.

 

Tulislah dengan jujur, kemudian lihatlah kondisi sekarang, bagaimana anda mengenal diri anda?

 

Aktivitas apa saja yang membuat anda SUKA dan BISA, tulis semuanya.

 

Apa sisi kekuatan diri anda? Silakan tulis semuanya.

 

Pernyataan-pernyataan ini sudah SAH untuk menggugurkan NHW #4 anda.

 

Semoga dengan melihat hal ini, bunda semuanya menjadi lebih SABAR, ketika melihat anak-anak kita yang masih galau tidak paham arah hidupnya. Jangankan mereka, kita yang sudah puluhan tahun hidup saja ternyata juga belum paham. Bisa jadi anak-anak kita memang punya pengalaman yang sama dengan kita dulu dan sekarang kita didik mereka dengan pola yang sama dengan cara orangtua kita mendidik kita dulu.

Kembali ke fase titik nol dan segera bergerak.

” *_Jangan pernah berdiam di ruang rasa, sehingga titik nol membekukan hidup anda_* ”

🍀Bagi anda yang sudah menemukan “jurusan”ilmu apa yang harus ditekuni dengan fokus, maka silakan ikuti simulasi secara setahap demi setahap di bawah ini :

 

1⃣Tulislah Jurusan Ilmu secara Global, misal : Pendidikan Anak dan Keluarga

 

2⃣Tentukan KM 0 nya mau anda tempuh mulai kapan? Atau apakah saat ini sudah dalam proses berjalan di tahap 1? Maka tulislah kapan anda memulai KM 0.

 

3⃣Kita ambil satu hasil penelitian _Malcolm Gladwell_dalam bukunya yang berjudul Outliers (2008) pernah mengemukakan sebuah teori yang menarik, 10.000 hours of practice. Menurutnya, jika seseorang melatih sebuah skill tertentu selama minimal 10.000 jam, maka hampir bisa dipastikan orang itu akan “jago” dalam bidang tersebut. *_They will master the skill_* kata Gladwell.

Darimana ia bisa yakin? Konon Gladwell mengembangkan teori ini dari hasil penelitian terhadap para pemain biola selama puluhan tahun. Dari penelitian itu, para pemain biola yang berlatih minimal 2 jam sehari selama 12 tahun (kurang lebih 10.000 jam) semuanya menjadi para maestro biola. Orang yang di pertengahan berlatih di antara 5.000 hingga 8.000 jam, sementara pemain biola yang gagal berlatih di bawah 3000 jam.

 

4⃣Silakan ukur kemampuan teman-teman, dalam sehari kira-kira sanggup menginvestasikan waktu nya berapa jam, untuk menekuni jurusan ilmu tersebut. Katakanlah kita ambil yang paling pendek hanya 2 jam per hari.

 

Mari kita berhitung :
10.000 jam : 2 jam = 5000 hari
Apabila setahun katakanlah hanya kita ambil 250 hari efektif saja, maka

 

5000 hari : 250 = 20 tahun

Inilah periode waktu yang harus anda tempuh untuk bisa menjadi master di bidang anda.

5⃣Silakan bagi 20 tahun tersebut dalam KM perjalanan yang akan anda tempuh, misal

KM 0 – KM 1 = Bunda Sayang ( 5 tahun)

KM 1 – KM 2 = Bunda Cekatan (5 tahun)

KM 3 – KM 4 = Bunda Produktif ( 5 tahun)

KM 4 – KM 5 = Bunda Shaleha ( 5 tahun)

Tidak ada patokan khusus dalam menentukan rentang waktu, silakan anda buat sendiri sesuai dengan kemmapuan kita.

 

6⃣Uraikan kira-kira mata pelajaran apa saja yang harus kita pelajari satu-satu di mata kuliah pokok Bunda Sayang, Bunda Cekatan dsb.

7⃣Cari sumber belajarnya ada dimana saja dan KONSISTEN menjalankannya.

*AKSELERASI*

Apabila ternyata dalam belajar di jurusan ini mata anda makin berbinar, semangat anda tak pernah pudar, bisa jadi yang harusnya hanya investasi 2 jam/hari secara alamiah akan menjadi lebih dari 2 jam. Maka pilihlah aktivitas harian, waktu yang paling banyak menghabiskan hari-hari anda, adalah aktivitas yang memperbanyak
*_JAM TERBANG_*

Kalau sudah seperti ini Allah sedang menghendaki anda untuk masuk program “AKSELERASI”

Ada dua cara akselerasi yaitu :

🍀Menambah Jam terbang harian

🍀Membeli Jam terbang
Bagaimana caranya membeli? Dengan mendatangi para ahli yang sesuai dengan bidang kita, belajar banyak dari beliau. Pelajari jatuh bangunnya seperti apa, sehingga kita bisa “jump starting” dengan tidak perlu mengulang kesalahan yang pernah dilakukan oleh para ahli tersebut. Sejatinya dengan mengikuti program matrikulasi ini, anda sedang membeli jam terbang.

🍀Carilah mentor hidup anda yang bersedia memandu dengan konsisten agar anda mencapai sukses dengan lebih cepat lagi.

Dengan belajar bersungguh-sungguh di NHW #4 ini, teman-teman akan dengan mudah menyusun

*_customized curriculum_*

untuk anak-anak kita masing-masing.silakan mulai dari diri bunda dulu untuk bisa merasakannya. Karena kalau bundanya sudah bisa, maka kita  akan mendapatkan bonus kemampuan menyusun kurikulum bagi anak-anak kita.

Kuncinya hanya dua

*_FOKUS dan KONSISTEN _*

Jadilah yang terhebat di bidang Anda masing-masing. Jangan pernah menyerah.

*_If today is a bad day, tomorrow maybe worst, but the day after tomorrow is the best day in your life. You know what? Most people die tomorrow evening!_* – Jack Ma

Selamat menempuh 10.000 jam terbang anda

Salam Ibu Profesional,

 

/Tim Matrikulasi Ibu Profesional/

Sumber Bacaan :

_Malcolm Galdwell, Outliers, Jakarta, 2008_

_Materi Matrikulasi IIP Sesi #4, Mendidik dengan Kekuatan Fitrah, 2017_

_Hasil Nice Homework #4 para peserta matrikulasi IIP batch #4_

Potensi Wisata Kota Bandung

Bandung merupakan salah satu kota yang tidak memiliki sumber daya alam dan energi, yang menonjol adalah sumber daya manusianya. Sehingga, Kota Bandung didominasi oleh sektor jasa seperti pariwisata dan industri kreatif. Perkembangan pusat perdagangan khususnya wisata kuliner dan factory outlet merupakan keunggulan Kota Bandung dibandingkan dengan kota-kota lainnya di Indonesia. Bandung juga dikenal sebagai pusat pendidikan menjadi daya tarik tersendiri bagi para pendatang karena Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang ada cukup dikenal baik di dalam maupun di luar negeri.

Pariwisata merupakan andalan Kota Bandung yang berkontribusi secara signifikan terhadap perekonomian. Hal ini sesuai dengan data bahwa pariwisata merupakan penyumbang terbesar dari Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kota Bandung. PDRB Kota Bandung pada tahun 2014 sebesar Rp.138,90 trilyun, atau Rp.172,63 trilyun bila dihitung berdasarkan harga berlaku, dengan 27.79% berasal dari sektor perdagangan besar dan eceran, dimana didalamnya termasuk sektor pariwisata (BPS Kota Bandung, 2015).

Dilihat dari posisinya, Kota Bandung memiliki kemudahan akses oleh kota-kota besar lain di Indonesia dan dunia internasional, yang dapat ditempuh lewat jalur darat, kereta api maupun udara. Keberadaan Tol Cipularang telah mengakibatkan volume arus lalu lintas dan tingkat mobilitas penduduk antara Jakarta-Bandung dan daerah sekitarnya menjadi cukup tinggi, sehingga telah meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan dan tingkat hunian hotel di Kota Bandung.

Kondisi alam juga mendukung keindahan Kota Bandung, dengan iklim yang sejuk, dan topografi daerahnya yang dikelilingi pegunungan. Selama tahun 2014, tercatat 3.897.429 wisatawan datang ke Kota Bandung, yang terdiri dari 3.726.447 wisatawan domestik dari 170.982 wisatawan mancanegara (Data Basis Pembangunan Kota Bandung, Bappeda 2015). Produk wisata MICE, wisata belanja dan wisata berbasis pendidikan/edukasi menjadi unggulan utama Kota Bandung.

Terdapat berbagai macam objek wisata di Kota Bandung berupa taman, museum, tempat pertunjukan, wisata rohani, wisata keluarga, dan lain-lain. Sesuai yang tertera pada Gambar dibawah, objek wisata yang paling banyak dikunjungi wisatawan di Kota Bandung adalah Kebun Binatang Bandung (29.30%), Museum Geologi (20.35%) dan Karang Setra (16.03%). Adapun lokasi wisata yang paling banyak dikunjungi wisatawan adalah mancanegara adalah Saung Angklung Ujo.

Potensi Pariwisata Kota Bandung yang lainnya adalah produk MICE (Meeting, Incentive, Convention, dan Exhibition). Kota Bandung, yang dekat dengan wilayah Jakarta, dinilai sebagai kota tujuan yang membuka peluang besar bisnis MICE di Indonesia. Menurut data, Bandung merupakan kota kedua dalam top bisnis MICE di Indonesia setelah Bali, bila dihitung dari jumlah atau frekuensi pelaksanaan MICE. Faktor pendorong tumbuhnya bisnis MICE adalah baiknya perekonomian di Jawa Barat, yang meningkat 5.5% , ketersediaan fasilitas, dan akses yang mudah. Selain itu, pembangunan Bandung Teknopolis diharapkan dapat ikut mendorong peningkatan bisnis MICE dan turut berkontribusi pada peningkatan perekonomian.

Terdapat juga beberapa permasalahan terkait dengan belum optimalnya pengembangan destinasi pariwisata Kota Bandung  kearah peningkatan ekonomi masyarakat. Kegiatan pariwisata seharusnya dapat menghasilkan multiple efek, baik bagi pemerintah maupun bagi masyarakat Kota Bandung. Salah satu dampak ekonomi dari pariwisata bagi perekonomian masyarakat adalah muncul dan berkembangnya usaha-usaha mikro menengah sebagai penunjang ekonomi warga, munculnya berbagai komunitas yang mampu memberikan sumbangan terhadap ketahanan ekonomi, serta munculnya solidaritas kelompok yang mendukung pembangunan swadaya masyarakat, sebagai contoh munculnya kampung-kampung wisata/kreatif.

untitled-report_10609538_c2178c74a169d79bb6bde482650c6c27c7891d54