Pakai clodi yuuuukk

20130316-200405.jpg

Lets clothdiaperiing, mommies!

Apa sih clothdiapers atau clodi itu?
Popok yg umunya bayi pakai…Karena terbuat dari kain, bisa dipakai berulang-ulang dong, jadi habis pup atau penuh karena ipis, ga harus dibuang.. Tinggal dicuci, kering, trus pakai lagi deehh 😉

aman ga sih pakai clodi?
Amaan dong.. Coba klo kita bandingkan dengan popok skali buang.. Bahannya apa? Plastik kan? Trus pakai bahan bahan kimia kan? Pastinya kain lebih aman dong, ga bikin kulit bayi terkena bahan bahan kimia berbahaya, pemutih, clorin, dsb. Kulit bayi kan sensitif mommies, tentunya harus kita jaga dengan lebih seksama yaaa… Walaupun terbuat dr kain, tp bukan kain biasa pakai baju dong yaaa, kainnya berkualitas tinggi untuk mampu menyerap cairan dan tetap kering dlm waktu 5-6 jam looo..

tapi kan clodi mahal? Paling murah aja 60 rb per pc
Tapi kan bisa dipakai berulang- ulang moms.. Sama kayak kita pakai baju loo.. Abis pakai, cuci, bisa dipakai lagii kaan.. Awalnya mungkin trkesan mahal, tpi clodi tuh aweeett, 1 clodi bisa dari bayi 0 bulan sampai 2 tahun…coba bandingkan dgn popok skali buaang, 1 pcs cuman 2000 an tapi bayangkan sebulan butuh brapaah?

iih pakai clodi kaan ribeett, harus nyuci sendiri kan? Pakai pampers tinggal buang koo praktissss
Ga ribet deh beneran, sama aja kok kayak kita nyuci baju kann? Awal2 mungkin terlintas, aduh males.. Tapi klo sdh dijalani ga seperti yg kita pikirkan kooo. Lagipula nyucinya ga perlu prlakuan khusus, bisa masuk mesin cuci juga, sama seperti bajubaju yg lainnyaaa.. Ga boros detergen jugaaa…dan yg paling penting, kita ga nyampah, kita ga buang kotoran plastik yg susah terurai ke bumi kita ini,,;)

emang perlu brapa clodi nih sehari?
Klo full pakai clodi sehari semalam..,tergantung usia bayinya.. Klo bayi newborn, pastinya butuh lebih banyak karena frekuensi poop dan pipis bayi, yg paling praktis itu untuk usia nwborn sampai 3 bulan, pakai model coveria, yg artinya si clodi tinggal ganti lapisan atasnya ajah, clananya ga usah dganti ( analogikan dgn perempuan kalo haid pake pembalut ya, nah tinggalganti pembalutnya aja). Atau opsi lain pakai liner, yaitu lapisan 1 helai yg disimpan di atas inner clodi, shingga kalo poop, tinggal ngangkat inner nya aja..
Setelah bayi di atas 3 bulan, biasanya poopnya lebih jarang, maksimal sehari cmn 2x, pakai clodi bisa lebih sedikit. Idealnya 8 clodi untuk baby dlm sehari. Tapiiii ga usah dipaksain kalo duit lagi dikit, masihbisa mix sama popok kain biasa atau klo malam masih bisa pakai pampers koo;)

Sekian bahasan clothdiapers kali ini, tar kita lanjut lagii yaaa

clothdiapering itu hemaat, praktis, menyenangkaann
Clothdiapering iss fuuunnn 😉

Doel clodi n babyshop
Visit our facebook : doelshop@yahoo.co.id

Advertisements

salut untuk ASTON BRAGA Bandung!

salah satunya adalah “style” mereka dalam menghidangkan air mineral kepada tamu dan pengunjung.

its plasticless! dan tentunya bisa dipakai berulang-ulang!

bandingkan dengan penyajian menggunakan gelas kaca dan botol-botol plastik air mineral di sampingnya. Lebih BOROS Energi dan Uang tentunya!

andai semua event, hotel dan tempat2 di seluruh penjuru dunia menggunakan cara yang sama seperti Aston Braga..

Bumi pasti akan tersenyum sekarang ..:)

note: kebanggaan pula dari lubuk hati kepada pak Irmansjah Madewa*, sumber inspirasi saya

*GM aston Braga Bandung

LETS ECO-DRIVING!!

GAYA SANG SUPIR ANGKOT (kebanyakan,red) :

1. Berhenti sesuai kata “kiri” yg berbunyi (baca: seenaknya)
2. Berhenti kalo liat org berdiri d pinggir jalan lalu nglakson dan ngajak naik (baca: gandeng)
3. Berhenti di pinggir jalan dengan waktu minimal 5 menit (baca: ngetem)
4. Sradak-sruduk di jalanan, kadang rapat kanan,rapat kiri, justified,bergaya seperti truk ngangkut domba,bukan manusia (baca:tak beradab)
5,6,7,8….. 333.568

Agak kebayang ga kalo gaya nyetir kayak gitu bukan hanya nguji kesabaran tapi juga BOROS ENERGI??
saatnya kita berpikir bahwa energi yang dikeluarkan ketika kegiatan menyetir itu ga murah. Mungkin bagi sebgian besar org harga bensin saat ini masih terjangkau,tapi siapa yg tahu untuk 50 thn mendatang si fosil sudah terkuras dan ketika mau menggunakan energi terbarukan kita juga belum siap?? Ini bukan masalah duit dan berapa isi kantong kita untuk membeli bensin, tapi berpikir jauh bahwa bensin adalah energi konvensional yg bakalan habis, so kalo kita bisa menghemat dari sekarang, kenapa engga??

Solusi yg paling mudah memang gunakan kendaraan yg ga perlu bensin, kayak sepeda, skate board, becak, betrix, sepatu roda, gerobak,dsb.

Tapi ga semua org bisa lepas dari yg namanya kendaraan,karena ga mungkin dong, kita keluar kota naek skuter?? =p

Nah, Salah satu langkah penghematan energi adalah kita pake cara eco-driving! Menurut survey di eropa sana,eco driving terbukti bisa menghemat 20-30% penggunaan bahan bakar skaligus mengurangi emisi gas buang,polusi udara dan angka kecelakaan.

Gimana sh caranya??
1.jgn manasin mobil lama2..5 menit cukup..
2.begitu mesin nyala,jgn lgsg ngebut.tunggu 5 detikan untuk mncapai 20 km/jam
3.nyetir dgn kcpatan konsisten,atur pd kcptn tetap.
4.jgn ngebut! Krna negbut membuang 33% bensin di jalan tol dan 5% di lalu lintas kota
5.kendarakan mbl di gigi tinggi saat kcptn rendah.gigi transmisi tinggi lebih hemat bhn bakar!
6.hindari pemakaian mbil untuk jarak2 dekat.. naek angkot aje guys!!
7.rawat kendaraan teratue dgn tune up dan jgn biarin ban kurang angin
8.matikan mesin klo nunggu lebih dr 30 detik.
me-RESTART trnyta lebih sedikit mnghbskan energi dibanding kalo nganggur 10 detik!!
9. Tukar gigi ke netral kalo berhenti di lampu merah
10. Usahakan menginjak gas seminim mungkin, jangan terlalu cepat menekan gas dan hindari menggas tiba2
11. rencanakan rute tujuan mu!! pergi ke tempat yang terjauh dulu, dan antisipasi jalur jalan
12. Dsb.. Ada lagi yg mau nambahin??

So..buat para pengendara mobil..
Cmon kita jadi eco driver’s lisence!!

menyetir juga harus ramah lingkungan!!

menyetir juga harus ramah lingkungan!!

APAAN SIH??

KEMENTRIAN PENDIDIKAN DAN KEILMUAN KABINET KM ITB 2008-2009

KEMENTRIAN PENDIDIKAN DAN KEILMUAN KABINET KM ITB 2008-2009

GANESHA HIJAU?? APA TUH?

Ganesha Hijau adalah sebuah program kerja dari Kementrian Pendidikan dan Keilmuan (P&K) Kabinet KM ITB 2008-2009.

Program ini direncanakan  untuk terus berkelanjutan dengan visi misi mengembangkan dan memberdayakan seluruh elemen kampus untuk bersama-sama menerapkan gaya hidup bersih yang melestarikan alam

APAKAH SEPERTI SEBUAH UNIT BARU?

Bukan, Ganesha HIjau seperti komunitas “Lingkar Hijau” dimana LSM-LSM dan komunitas lain yang bergerak dan memiliki ketertarikan dengan isu-isu lingkungan berkumpul. Begitu juga Ganesha Hijau, yang berupaya menjadi “payung” untuk menaungi elemen-elemen mahasiswa ITB yang tertarik terhadap isu lingkungan seperti U-Green, Nymphaea, HMTL dan HIMATEK, namun tidak juga tertutup untuk himpunan dan unit lain yang ingin bergabung. Tujuan akhirnya adalah ingin menyebarkan virus “cinta lingkungan” secara menyeluruh dengan kontribusi masa kampus yang lebih luas.

BAGAIMANA AWAL TERBENTUKNYA?

Ketika ada suatu kegiatan kampanye Hari Air Sedunia dan bekerjasama dengan suatu LSM Internasional yang diorganisir oleh HMTL, U-Green, Nymphaea dan LFM. Setelah itu kegiatan berlanjut dengan kampanye penghijauan di bekas Tempat Pembuangan AKhir (TPA) Leuwigajah dan juga pelatihan guru-guru PL (Pendidikan Lingkungan) di Kota Bandung. Semakin jelas dirasa, bahwa koalisi atau gabungan dari elemen-elemen tersebut selain menambah kekerabatan serta pertukaran ilmu dan informasi mengenai lingkungan, juga dengan bergerak bersama-sama,akan terasa lebih efektif dan menyenangkan, serta turut menyebar virus “cinta lingkungan” dengan lebih cepat karena kita harus berlomba dengan kerusakan lingkungan yang terjadi dari waktu ke waktu secara cepat pula.

Selain menjadi payung dan wadah bagi rekan-rekan yang ingin berkegiatan di bidang lingkungan, Ganesha Hijau juga memilki MISI setiap tahunnya, dan misi untuk Tahun ini adalah :

ITB= ZERO WASTE’

“Mewujudkan ITB sebagai kampus berwawasan lingkungan yang pengelolaan sampahnya optimal dan perilau masyarakatnya minimum limbah

KENAPA HARUS LIMBAH/SAMPAH?

Masih ingat sebutan Bandung sebagai Kota Sampah dimana di setiap sudut kota ditemukan gunungan sampah yang bau, menjijikan, jorok, merusak keindahan dan mengundang lalat?

Kehidupan kita memang tak apakn pernah lepas dari yang namanya

sampah, karena setiap hari kita pasti memproduksinya, entah itu dari kegiatan makan,minum, serta konsumsi lainnya.

Lalu sampah itu kemudian tidak ‘diperlakukan’ dengan sebagaimana mestinya sehingga menimbulkan banyak parmasalahan yang muncul.

Pro-Kontra masalah PLTSa juga sudah merebak di Kota Bandung ini, dimana Bapak Walikota berencana melakukan pembangunan PLTSa di daerah Gedebage. Kesimpulannya adalah PLTSa yang memakan biaya sangat besar dan boros bahan bakar itu tidak MUTLAK didirikan apabila pengelolaan sampah yang dilakukan oleh tiap individu di Kota Bandung sudah baik.

BAGAIMANA CARA MENGELOLA SAMPAH YANG BENAR??

**Selalu PISAHKAN SAMPAH sebelum membuangnya!! Minimun lakukan 3 pembagian sampah berdasarkan jenisnya yaitu :  Sampah ORGANIS untuk sampah yg dapat membusuk misalnya sisa makanan; NON ORGANIS untuk sampah yang susah membusuk yaitu bahan-bahan plastik, kaleng, kaca, PVC,dsb; serta sampah KERTAS untuk macam-macam kertas,tissu, karton,dsb.

**selalu lakukan 3R dengan tahapan :

1.   REDUCE : kurangi pemakaian bahan-bahan yang susah membusuk dan di daur ulang, misalkan : Air mineral botol, snack berbungkus plastik, dsb

2.REUSE : gunakan kembali barang/benda yg masih dapat dimanfaatkan

3.   RECYCLE : Daur ulang sampah yang kamu hasilkan! Sampah Organis dengan cara mengompos (mengubur, lubang biopori atau keranjang takakura) dan mendaur ulang botol-botol plastik dan kaca.

JANGAN PERNAH :

*MENGUBUR sampah-sampah non-organis apalagi yang mengandung B3(bahan beracun berbahaya) misalnya batu baterai

*MEMBAKAR sampah karena akan menghasilkan gas beracun berbaya yaitu dioksin

KARENA SAMPAH MERUPAKAN TANGGUNG JAWAB KITA BERSAMA, KARENA BUMI MILIK KITA SEMUA

saran/kritik : ganesha_hijau@yahoo.com