Mencari Sumber Kecerdasan

Genius adalah suatu istilah untuk manusia yang memiliki kapasitas melampaui rata-rata, melambung tinggi di atas orang lain, bahkan beberapa mampu mengubah dunia. Banyak teori yang mencari sumber kegeniusan, namun akhirnya sulit untuk ditetapkan, karena kegeniusan itu terlalu elusif dan terlalu subjektif, sehingga sulit diidentifikasi. Diantara kompleksitas sumber kegeniusan, sedikit dapat diurai melalui kolaborasi antara kecerdasan, kreativitas, kegigihan, dan “kemujuran”.

Menurut Dean Keith Simonton’s dalam buku  Genius 101: Creators, Leaders, and Prodigies (Springer Publishing Co), Geniuses are those who “have the intelligence, enthusiasm, and endurance to acquire the needed expertise in a broadly valued domain of achievement” and who then make contributions to that field that are considered by peers to be both “original and highly exemplary. Selain harus cerdas, seorang yang jenius juga ternyata harus memiliki daya tahan, serta kontribusi yang bermanfaat dan dapat disebarluaskan.

Sementara itu, Sir Francis Galton, salah satu orang pertama yang meneliti tentang Kecerdasan yang bersumber dari hereditas, menulis dalam bukunya Heredity Genius yang diterbitkan pada tahun 1869. Ia menemukan dimana banyak individu yang bertalenta, memiliki silsilah keluarga yang berkemampuan lebih, salah satu diantaranya Charles Darwin. Namun, kecerdasan menurutnya tidak hanya berasal dari genetik, namun harus juga harus dipicu oleh lingkungan yang mendukung.

Sir Galton kembali mengungkapkan bahwa : People is composed of elements from two different sources, nurture is that which is experienced from birth onwards, we can improve our skills and abilities through training and learning but nature is that which inborn and inherited, sets the limits to how far we can develop our talents. Nature and nurture both play a part, but nature is the determining factor. Menurutnya, hereditas tetap merupakan hal yang paling penting, dimana pola potensi seseorang terpatri, namun yang lingkungan dapat lakukan, hanya menumbuhkembangkan atau mematikan potensi tersebut.

Pada orang-orang yang genius, biasanya mereka memiliki produktivitas yang tinggi serta berjiwa kreatif, memiliki interaksi dinamis antar berbagai jaringan saraf yang beroperasi bersamaan dan memanfaatkan berbagai belahan otak sekaligus, yaitu otak kiri, otak kanan dan beberapa area di korteks prefrontal. Terence Tao, seorang anak muda jenius, menjadi professor di UCLA saat berusia 21 tahun, dan meraih Fluids Medal yang bergengsi pada usia 31 tahun.  Menilik kesehariannya ia mendapat rangsangan intelektual yang cukup di rumah dari orang tuanya. Ia didorong untuk mandiri, hal yang diyakini orangtuanya sebagai rangsangan untuk menumbuhkan orisinalitas dan keterampilan pemecahan masalah. Menurut Tao : “Bakat itu penting, tetapi cara mengembangkan dan memupuknya lebih penting lagi. Semua berinti pada Kerja keras, yang diarahkan intuisi, pustaka, dan sedikit kemujuran”.

Untuk mencapai kecerdasan juga harus diimbangi dengan pembelajaran yang seimbang antara mind, body and soul. Melalui interaksi itu, individu akan memancarkan energy positif yang berkarakter, atau dapat dikatakan, memiliki kecerdasan yang mulia. Banyak individu yang pintar namun ia tidak dapat memanfaatkannya dengan baik, dan ada pula yang berpotensi genius namun mereka tidak mendapatkan peluang untuk menjadi produktif karena ketiadaan dukungan.

Kecerdasan bukanlah segalanya, namun produktivitas dapat diciptakan lewat upaya. Keterpaduan antara hereditas dan faktor lingkungan yang merangsang, dapat menjadikan suatu jalan untuk melahirkan “Einstein-Einstein” baru di dunia ini. Untuk dunia yang lebih baik.

 

Wiedy Yang Essa

dari beberapa sumber

Kurikulum by Kiki barkiah

Kurikulum Sekolah Kehidupan di Setiap Tahapan Usia Dini
Disusun oleh: Kiki Barkiah

Bagian 1
Hal yang penting di pelajari di usia 0-6 Bulan

1. Memberikan pendidikan agama dan moral
Materi:
Pengenalan suasana kehidupan beragama dengan:
– memperdengarkan lantunan ayat suci Al-quran, doa, dan asma Allah
– memperlihatkan dan memperdengarkan berbagai ciptaan Allah
– memperlakukan dengan penuh kelembutan dan kasih sayang

2. Melatih perkembangan sosial dan emosi
Pada usia ini anak menunjukan interaksi sosial dengan memberikan tatapan dan senyuman. Ia akan menangis untuk mengekspresikan ketidaknyamanan. Ia juga menangis bila tidak mendapatkan apa yang diinginkan atau ketika berinteraksi dengan orang yang tidak dikenal. Cara bayi merespon adalah dengan memberikan gerakan tangan dan kaki.
Materi:
– Membangun interaksi secara fokus dengan penuh kelembutan
– Memberikan perasaan aman dan nyaman melalui kasih sayang
– Membangun rasa percaya pada dunia melalui pemenuhan kebutuhan dengan penuh kelembutan dan kasih sayang

3. Melatih perkembangan bahasa dan komunikasi
Pada usia ini anak berkomunikasi dengan menangis, berteriak, bergumam, dan ia akan berhenti menangis setelah keinginannya terpenuhi.
Materi:
– Menghibur sehingga tersenyum dan tertawa
– Mengajak berbicara agar berceloteh

4. Memperkenalkan dengan lingkungan sekitar
Materi:
– Pengenalan wajah orang terdekat
– Pengenalan suara orang terdekat : Diajak berkomunikasi terutama saat menyusui
– Memperlihatkan benda-benda dihadapannya
– Memperdengarkan suara-suara disekitarnya
– Memperkenalkan dirinya, mengulang-ulang nama
– Meperlihatkan wajah di kaca

5. Melatih motorik kasar
Materi:
Berikan stimulasi agar bayi kita dapat:
– mengangkat kepalanya beberapa saat ditelungkupkan
– memutar kepala ke arah samping,
– mengikuti arah benda bergerak
– Kepala dan lengan bergerak bersamaan
– Bermain dengan kakinya
– Berguling
– Menjulurkan kaki saat terlentang
– duduk dengan bantuan
– kepala tegak ktika duduk dengan bantuan

6. Melatih motorik halus
Materi:
Berikan stimulus agar bayi kita dapat:
– memiliki refleks mengenggam jari ketika telapak tangannya disentuh
– memainkan jari tangan dan kaki
– memasukkan jari ke dalam mulut
– Memainkan benda dengan tangan
– Meraih benda di depannya
– Fokus pada benda bergerak dan mencoba meraihnya
– memegang benda dengan kelima jari
– Mendorong benda dengan telunjuknya
– Mencari benda dengan tangannya

7. Melatih kontrol otot mata.
Pada usia ini bayi memiliki fokus penglihatan pada satu benda. Ia memiliki perhatian terhadap gerakan. Ia sangat tertarik pada wajah. Lebih suka berinteraksi dengan orang dibanding dengan benda. Mulai dapat membedakan warna dan menunjukkan kesukan pada warna tertentu
Materi:
– Memperlihatkan gambar terutama berwarna hitam putih
– Menempatkan benda pada jarak tertentu untuk melatih fokus mata
– Menggerak-gerakan benda untuk melatih kontrol mata
– Memperkenalkan buku yang bergambar sederhana dalam ukuran yang besar dan berbahan aman untuk bayi

8. Melatih sensitifitas terhadap bunyi.
Pada usia ini bayi sangat tertarik saat mendengar orang berbicara, mulai dapat mengenali suara orang tuanya atau pengasuh yang sering berinteraksi dengannya, dapat merespon kata-kata dan gerakan yang sering digunakan, dapat membedakan suara orang berbicara dari bunyi lainnya, menoleh pada berbagai suara musik, al-quran atau bunyi-bunyian yang teratur, senang menjatuhkan benda untuk mendengar bunyinya.
Materi:
– Sering mengajak berbicara dan mengulang-ngulang kata untuk suatu rutinitas tertentu.
– Memperdengarkan bunyi yang mengandung repetisi, misal murottal Al Quran
– Memanggil dengan nama
– Memberikan benda yang menimbulkan bunyi
– Menempatkan berbagai bunyi agar bayi memalingkan kepala untuk mengikuti bunyi
– Menggerakan atau menjatuhkan benda agar menimbulkan bunyi

9. Mengembangkan sensitifitas sentuhan
Pada usia ini bayi senang meraih, mengambil, dan menggenggam benda. Meneliti benda-benda dengan cara memasukkannya ke dalam mulut.
Materi:
– Pengenalan tekstur : memberikan beragam benda yang memperkenalkan beragam teksture yang aman bagi bayi
– Menempatkan mainan yang dapat menarik perhatiannya pada jarak tertentu agar ia terlatih untuk meraih dan mengambil

10. Melatih sensitifitas terhadap cahaya
Materi:
– Melatih sensitifitas tehadap gelap dan terang
– Melatih kepekaan terhadap waktu siang dan malam

11. Melatih pola hidup sehat dan keamanan diri
Indikator anak sehat di usia ini dapat dilihat dari besar ukuran berat dan tinggi badan serta ukuran lingkar kepala yang sesuai dengan tingkat usia dan standar yang berlaku.
Materi:
– Memenuhi kebutuhan asupan gizi melalui pemenuhan asi ekslusif
– Melakukan pengamatan apakah ia merespon saat lapar seperti menangis atau mencari puting susu.
– Melakukan pengamatan apakah ia berteriak saat mendengar suara keras

Referensi Kurikulum:
Al- Quran dan Hadist
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomer 137 tahun 2014 tentang Stanar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini
Slow and Steady Get Me Ready, June R Oberlander
The Good Housekeeping Book of Child Care: Inicluding Parenting Advice, Health Care & Child Development for Newborns to Preteens; From the Editors of Good Housekeeping; Hearst Book, 2004

………

Kurikulum Sekolah Kehidupan di Setiap Tahapan Usia Dini
Disusun oleh: Kiki Barkiah

Bagian 2
Hal yang penting di pelajari di di usia 6-12 bulan

1. Memberikan pendidikan agama dan moral
Materi:
Pengenalan suasana kehidupan beragama dengan:
– memperdengarkan lantunan ayat suci Al-quran, doa, dan asma Allah
– memperlihatkan dan memperdengarkan berbagai ciptaan Allah
– memperlakukan dengan penuh kelembutan dan kasih sayang
– Memperlihatkan suasana kegiatan beribadah

2. Melatih perkembangan sosial dan emosi
Pada usia ini biasanya anak menempelkan kepala bila merasa nyaman dalam pelukan/gendongan atau meronta bila merasa tidak nyaman, dapat menyatakan keinginan dengan gerakan tubuh dan kata-kata sederhana serta meniru cara orang lain dalam menyatakan perasaan. Anak di usia ini sering mengalami perasaan tidak nyaman saat berpisah dengan pengasuh yang mereka kenal, biasanya ia akan menangis.
Materi:
– Memberikan perasaan aman dan nyaman melalui kasih sayang
– Membangun rasa percaya pada dunia melalui pemenuhan kebutuhan dengan penuh kelembutan dan kasih sayang
– Sering mengekspresikan ungkapan kasih sayang dalam bentuk pelukan, ciuman
– Merespon perasaan mereka dengan penuh kesabaran dan kelembutan
– Membiasakan bayi untuk bertemu orang lain selain pengasuh yang ia kenal

3. Melatih perkembangan bahasa dan komunikasi
Pada tahapan usia ini anak dapat merespons nada suara orang tua, mulai menyadari bahwa kata-kata memiliki makna; mengenali nama beberapa benda, menggunakan suara dan gerakan tubuh untuk memperoleh perhatian, memancing orang di sekitarnya untuk mengekspresikan kasih sayang mereka, merespon ekspresi kasih sayang, mengoceh dengan cara seperti berbicara, membuat suara yang dapat dimengerti sebagai kata-kata, merespon perintah sederhana, menumbuhkan rasa keterikatan pada saudara, merespon bila namanya dipanggil dan mengenal beberapa kata, meniru bunyi yang didengarnya dan menciptakan satu bunyi baru, mengucapkan kata sederhana, misalnya: mama, papa, dan sebagainya, meniru mimik muka, Merespon lagu dan irama, mulai menirukan kata yang terdiri dari dua suku kata, ia juga dapat menyatakan penolakan dengan menggeleng atau menangis, anak dapat menunjuk benda yang diinginkan
contoh latihan:
– Banyak diajak berbicara terutama mengulang kata benda dan aktifitas yang sering dilakukan
– Banyak berinteraksi dengan saudara
– Banyak memberikan ekspresi kasih sayang
– Sering menyapa dengan namanya
– Melatihnya berbicara kata-kata sederhana
– Bermain cilukba dan mimik muka
– membangun komunikasi melalui buku (bergambar besar, Berkalimat sederhana)
– Memberikan perintah sederhana
– Merespon kata-kata sederhananya dengan kalimat yang lebih utuh
– Melatihnya menunjuk sesuatu untuk menyatakan keinginan
– Melatihnya mengungkapkan penolakan dan persetujuan dengan kata sederhana
– Mengulang-ulang kata dan mengajak anak untuk menirukannya

4. Melatih kemandirian dan kemampuan memecahkan masalah
Pada usia ini anak sering mengambil resiko untuk memenuhi rasa ingin tahu, merasa terpesona pada benda dan sangat ingin tahu akibat dari perbuatan mereka terhadap benda tersebut, gelisah bila terpisah dari orang tua dan khawatir bila bertemu orang asing, dapat menenangkan dirinya sendiri dengan bantuan benda seperti empeng atau selimut, dapat minum dari gelas dan makan sendiri menggunakan peralatan makan bayi.
Materi:
– Merangsang anak untuk memecahkan masalah seperti menyingkirkan penghalang untuk mencari benda kesuakaan mereka, mengambil dan menjatuhkan benda, menumpahkan cairan
– Mengenalkan mereka pada makanan padat sebagai tambahan ASI/susu formula
– Melatih kemandirian dalam hal makan dan minum (sediakan fasilitas kemandirian makan dan minum)
– Melatih kemandirian dalam hal bermain dan menyibukan diri sendiri tanpa dampingan

5. Mengenalkan lingkungan sekitar
Materi:
– Mangajak bayi mengamati berbagai benda yang bergerak
– Mengajak bayi mengamati kegunaan benda
– Memberikan perintah sederhana terkait lingkungan sekitar

6. Melatih koordinasi antara penglihatan dan gerak tubuh
Pada usia ini anak suka memperhatikan suatu benda untuk beberapa saat, sudah mulai memiliki kemampuan mengenali ruang dan jarak yang lebih tajam, senang mencari benda-benda tersembunyi; menyadari keberadaan benda walaupun tidak terlihat, dapat memegang benda di kedua tangan, memindahkan benda dari satu tangan ke tangan yang lain
Materi:
– Merangsang anak untuk mengambil benda pada jarak tertentu
– Merangsang anak untuk mecari benda
– Memberikan benda pada kedua tangannya
– Merangsang anak untuk memindah-mindahkan benda diantara kedua tangan

7. Melatih motorik kasar
Materi:
Berikan stimulasi agar bayi kita dapat:
– Dapat berpindah ke posisi duduk dan kembali tanpa bantuan
– Berguling-guling
– Mencoba maju dengan cara menyorongkan tubuhnya
– Merangkak atau merayap
– Mampu berdiri sendiri tanpa bantuan
– Berjalan sambil berpegangan pada furniture
– Mampu berjalan sendiri
– Memukul-mukulkan, melempar, atau menjatuhkan benda yang dipegang
– bertepuk tangan

8 Melatih motorik halus
Materi:
Berikan stimulus agar bayi kita dapat:
– Meraih dan mencoba menggenggam benda yang besar
– Mengenggam benda kecil dengan telapak tangan
– Menggenggam benda kecil dengan ibu jari dan telunjuknya (menjumput)
– Meremas
– Memegang benda tipis seperti biskuit

9. Melatih respon terhadap rangsangan
Materi:
– Bermain sebab akibat seperti mengambil dan menjatuhkan benda, memindahkan cairan
– Merangsang anak untuk berpaling ke sumber suara
– Merangsang anak untuk mengambil benda
– Memanggil namanya
– Memberikan benda yang dapat dibuka dan di tutup

10. Melatih pola hidup sehat dan keamanan diri
Indikator anak sehat di usia ini dapat dilihat dari besar ukuran berat dan tinggi badan serta ukuran lingkar kepala yang sesuai dengan tingkat usia dan standar yang berlaku.
Materi:
– Memenuhi kebutuhan asupan gizi melalui pemenuhan asi dan makanan pendamping asi
– Melatih ia untuk menunjuk makanan yang diinginkan
– Melakukan pengamatan apakah ia menangis atau berteriak saat ia merasa tidak aman
– Membantu membersihkan gigi dengan penuh kelembutan

Referensi Kurikulum:
Al- Quran dan Hadist
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomer 137 tahun 2014 tentang Stanar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini
Slow and Steady Get Me Ready, June R Oberlander
The Good Housekeeping Book of Child Care: Inicluding Parenting Advice, Health Care & Child Development for Newborns to Preteens; From the Editors of Good Housekeeping; Hearst Book, 2004

…..

 

misi hidup dan produktivitas

MISI HIDUP DAN PRODUKTIVITAS

Bunda, setelah di materi sesi #8 kita belajar tentang bagaimana pentingnya menemukan misi hidup untuk menunjang produktivitas keluarga. Maka saat ini kita akan lebih menggali bagaimana menerapkannya secara teknis sbb :

a. Ambil salah satu dari ranah aktivitas yang sudah teman-teman tulis di kuadran SUKA dan BISA (lihat NHW#7): Yang saya ambil adalah aktivitas mengajar dan membuat tulisan, karena sesuai dengan ranah pekerjaan saya saat ini

 

  1. Setelah ketemu satu hal, jawablah pertanyaan “BE DO HAVE” di bawah ini :
    1. Kita ingin menjadi apa ? (BE)

👉 saya ingin menjadi peneliti dan penulis yang baik

  1. Kita ingin melakukan apa ? (DO)

👉 membuat banyak tulisan yang bermanfaat, berbagi ilmu dengan mengajar kepada banyak orang

  1. Kita ingin memiliki apa? (HAVE)

👉 saya ingin memiliki semangat dan konsistensi dalam meraih apa yang menjadi impian saya, ingin terus bersama orang-orang positif, ingin selalu bisa berbagi dan bermanfaat bagi banyak orang

c. Perhatikan 3 aspek dimensi waktu di bawah ini dan isilah:
1. Apa yang ingin kita capai dalam kurun waktu kehidupan kita (lifetime purpose)

👉 selalu mendapat karunia-Nya, bahagia di dunia dan di akhirat
2.Apa yang ingin kita capai dalam kurun waktu 5-10 tahun ke depan ( strategic plan)

👉 ingin melanjutkan studi, mengikuti berbagai pelatihan, menjadi peneliti dan naik jenjang dalam waktu yang sesuai, selalu bersama dengan keluarga yang harmonis, selalu bersama orang-orang baik, positif dan menginspirasi, sehat lahir batin.

  1. Apa yang ingin kita capai dalam kurun waktu satu tahun ( new year resolution)

👉 inshaa allah tahun ini saya diklat peneliti untuk 1 bulan, lalu saya akan belajar bahasa untuk persyaratan mengikuti beasiswa, mengikuti berbagai pelatihan dan workshop yang mendukung, rutin berolahraga dan bergaya hidup sehat, selalu berpikiran positif, selalu mendekatkan diri pada Allah, bisa memanfaatkan waktu sebaik mungkin, menyeimbangkan porsi sebagai ibu, istri, anak dan pekerja. Dimana ada niat, disitu ada jalan, inshaa allah.

Yang membuat bangsa kita kalah dari bangsa lain adalah : kita yang selalu menyia-nyiakan waktu. Waktu dalam sehari setiap orang sama 24 jam, yang membedakan adalah apakah kita memanfaatkan waktu dengan baik atau membuangnya seakan ia tak bernilai?

download (1)

Rezeki itu Pasti, Kemuliaan harus Dicari

Assalamualaikum, pada kesempatan ini mari kita membedah diri saya sendiri, sebenarnya saya termasuk orang yang senang ikut tes-tes psikologi, mengetahui seperti apa diri saya, ini salah satu hasil dari tes yang saya ikuti di www.temubakat.com atas saran dari Institut Ibu Professional.

WIEDY YANG ESSA, anda adalah orang yang dapat merasakan perasaan orang lain baik sedang gembira maupun sedang sedih , banyak ideanya baik yang belum pernah ada maupun dari pikiran lateralnya , selalu berpikir “pasti ada jalan dan atau cara yang lebih baik” , senang mengkomunikasi ideanya , suka mengumpulkan berbagai informasi atau teratur , suka melayani orang lain dan mendahulukan orang lain , memiliki instuisi dalam melihat keunikan sifat orang lain , memiliki intuisi dalam memilih jalan terbaik menuju tujuan.

 

Potensi Kekuatan saya ialah :
1. CAR – CARETAKER
2. CRE – CREATOR
3. DIS – DISTRIBUTOR
4. JOU – JOURNALIST
5. SER – SERVER
6. SLC – SELECTOR
7. STR – STRATEGIST

Potensi Kelemahan saya ialah :
1. ANA – ANALYST
2. DES – DESIGNER
3. EXP – EXPLORER
4. OPE – OPERATOR
5. QCA – QUALITY CONTROLLER
6. TRE – TREASURY

Strength Cluster (%) :
1. Generating Idea 29%
2. Servicing 29%
3. Technical 14%
4. Elementary 14%
5. Headman 14%

Selain ini, saya juga pernah mengikuti tes online gratis lain, diantaranya untuk tipe kepribadian MBTI. Myers-Birggs Type Indicator (MBTI) adalah psikotes yang dirancang untuk mengukur preferensi psikologis seseorang dalam melihat dunia dan membuat keputusan. MBTI didasari pada jenis dan preferensi kepribadian dari Carl Gustav Jung, yang menulis Psychological Types pada tahun 1921 MBTI dikembangkan oleh Isabel Briggs Myers pada sejak 1940. Psikotes ini dirancang untuk mengukur kecerdasan individu, bakat, dan tipe kepribadian seseorang. Tes ini juga dipakai untuk mengetahui karakter kepribadian karyawan perusahaan agar dapat ditempatkan pada bidang-bidang yang membuat potensi karyawan tersebut optimal.

Dalam Tes MBTI ini, ada 4 dimensi kecenderungan sifat dasar manusia:
1. Dimensi pemusatan perhatian: Introvert (I) vs. Ekstrovert (E)
2. Dimensi memahami informasi dari luar : Sensing (S) vs. Intuition (N)
3. Dimensi menarik kesimpulan & keputusan : Thinking (T) vs. Feeling (F)
4. Dimensi pola hidup : Judging (J) vs. Perceiving (P)

https://mbti.anthonykusuma.com/

Saya adalah tipe kepribadian ENFP

ENFP

Gambaran Singkat Kepribadian ENFP

Sosok hangat yang memiliki ansuiasme dan imaginatif. Melihat kehidupan sebagai sesuatu yang penuh kemungkinan. Mampu memahami hubungan antara kejadian dan informasi dengan sangat mudah, dan percaya diri melakukan sesuatu berdasarkan pola yang mereka lihat. Menginginkan banyak pengakuan dari orang lain, dan siap memberikan apresiasi dan dukungan. Spontan dan fleksibel, seringkali mengandalkan kemampuan mereka dalam berimprovisasi dan kefasihan lisan mereka.

Dimensi MBTI dalam Kepribadian ENFP

  • E – Extraversion: Mereka bBiasanya merasa termotivasi melalui interaksi dengan orang lain. Mereka cenderung untuk menikmati jaringan perkenalan yang luas, dan mereka mendapatkan energi dalam situasi sosial.
  • N – Intuition: cenderung lebih abstrak. Mereka fokus pada gambaran besar daripada detail, dan kemungkinan masa depan daripada realitas yang ada.
  • F – Feeling: cenderung menghargai pertimbangan pribadi dalam mengambil keputusan. Umumnya mereka sering lebih mengutamakan implikasi sosial daripada logika.
  • P – Perception: Cenderung menahan pendapat dan menunda keputusan, lebih memilih untuk “menjaga pilihan mereka tetap terbuka” sehingga dapat berubah sesuai kondisi.

Ciri-ciri umum ENFP

  • Berorientasi pada Proyek.
  • Cerdas dan mampu.
  • Hangat, benar-benar tertarik pada orang; orang dengan keterampilan baik.
  • Sangat intuitif dan perseptif tentang orang lain.
  • Mampu berhubungan dengan orang lain yang berada di tingkat mereka sendiri,
  • Berorientasi pada pelayanan; cenderung menempatkan kebutuhan orang lain di atas kebutuhan mereka sendiri.
  • Berorientasi pada masa depan.
  • Tidak suka melakukan tugas-tugas rutin
  • Memerlukan persetujuan dan penghargaan dari orang lain.
  • Dapat bekerja sama dan ramah.
  • Kreatif dan energik
  • Memiliki keterampilan komunikasi verbal dan tertulis yang baik.
  • Pemimpin alami, tapi tidak suka mengontrol orang.
  • Menolak untuk dikendalikan oleh orang lain
  • Dapat bekerja secara logis dan rasional.
  • Biasanya mampu memahami konsep-konsep dan teori yang sulit

Saran Pengembangan

  • Belajarlah untuk fokus, disiplin, tegas dan konsisten à yang ini bener banget, saya orang yang sangat abstrak, spontan, gak suka rutinitas, gak bisa nolak, terlalu banyak kemauan, hehe
  • Belajarlah untuk menghadapi konflik dan kritik à right! Gak suka berhubungan sama konflik, suka kedamaian.
  • Pikirkan kebutuhan diri sendiri. Jangan melupakannya karena terlalu peduli pada kebutuhan orang lain. à yang ini gak juga sih.. hehehe
  • Jangan terlalu boros. Belajarlah untuk mengelola keuangan sedikit demi sedikit. . à yang ini betul, suka jajan banget :p

Kuadran Aktivitas
Kuadran 1 : Aktivitas yang anda SUKA dan anda BISA
Kuadran 2 : Aktivitas yang anda SUKA tetapi andaTIDAK BISA
Kuadran 3 : Aktivitas yang anda TIDAK SUKA tetapi anda BISA
Kuadran 4: Aktivitas yang anda TIDAK SUKA dan anda TIDAK BISA

BISA GAK BISA
SUKA Networking, Kerjasama, Konunikasi

Mengajar

Membuat bahan presentasi dan tulisan

Olahraga

Masak

Menulis Novel

Ngeband

Menjahit

Menggambar

 

GAK SUKA Membuat laporan

Membuat rancangan kegiatan

 

 

Membuar rencana keuangan

Sekian dan terimakasih

Resah

 

Hari ini merenung setelah banyak hal yg terjadi yaitu :
1. Atasan mulai membuat catatan di grup tentang pegawai yang tidak ikut apel pagi (Selasa, Rabu, Kamis) , dan nama saya berulang, tanpa keterangan yg jelas katanya. Bagaimana mau jelas, apel nya saja tidak ada aturan yang mengikatnya tuh, wajib kan hanya untuk upacara bendera Senin (ada surat edaran dari sekda), sementara saya keberatan kalau untuk hari lainnya harus apel jam 7.45, kan aturan mulai bekerjanya juga pukul 08.00? Keselnya bukan karena saya jagoan telat, tapi 15 menit itu kan lumayan untuk mandiin anak, nyuapin anak, nyusuin, nganterin anak sekolah daaan hal2 lain yang menurut saya jauh lebih penting (yah saya kan ibu ibu). Saya sih mencoba untuk cuek, walaupun ada perintah untuk yg sering bolos apel agar menghadap pimpinan. Saya gak pernah menghadap sih. Setau saya juga gak pengaruh ke tunjangan, karena masuk kerja itu jam 08.00 plus ada toleransi telat. Dan sudah ada konsekuensinya yang sangat jelas, kalau gak disiplin dipotong Tunjangannya nya, yasudah, sama2 ngerti aja kan.

2. Saya kepengen banget bisa rutin olahraga. Pengen punya badan yang bugar, fit, gak gampang cape. Kepala selalu bilang jika briefing untuk jaga kesehatan, kesehatan itu penting. Tapi gmn mau olahraga kalau gak difasilitasi sama kantor? Kantor kan cuman maunya kerjaan beres, belum beres suruh lembur, tekanan yang bikin stress, jarang seperti nya ada kegiatan fasilitasi, dan gak ada tuh kas anggaran untuk menyehatkan tubuh dan mental pegawainya. Dikasih waktu masuk jam 07.45 pulang minimal jam 5 sore kapan mau olahraga nya? Saya suka kesel jika sudah begini=_= mikir pengen punya kerjaan yang punya waktu buat olahraga hahhaa..

3. Kerjaan di kantor : rapat itu, bikin laporan itu, apel, briefing, err baru 2 tahun kok rasanya membosankan? Ya saya memang gak suka sama yg namanya rutinitas. Harus pake baju seragam, tiap pagi ngulang2 baca kode etik yang begitu panjang, trus mikir : apaan sih gak penting, bosenin, bikin jiwa kreatif dan spontanitas saya kelelep kalau begini terus. Jujur sih gak suka pekerjaan yang monoton begini, tapi kalau lihat kebelakang gmn saya berjuang, ya saya harus bersyukur juga sudah di tahap sekarang..

4. Libur lebaran kemaren sarat makna banget buat saya. No gadget seharian karena sibuk ngurusin rumah dan anak-anak, dan berasa .. wih menyenangkan banget ya. Sisi kewanitaan nya dapet banget. Merasa berharga dan puas, bahagia. Lalu ketika mau kembali ke kantor rasanya malasss sekali. Merasakan ternyata enak banget ya ngurus anak seharian, meskipun yaa cape sih, gak ada pembantu, tapi jadi sering ke dapur, beres2 rumah, seru deh ..

 

Empat hal tsb bikin saya ngerasa : bener gitu saya mau jadi PNS (kayak skrg) sepanjang hidup saya? Bener gak sih jalan yang saya tempuh ini? Bener gak ninggalin anak berjam2 setiap hari, kadang gak peduliin suami karena udah kecapean?
Duh kembali ke fase galaw. Tapi saya gak mau jadi orang yang gak bersyukur. Sisi positif nya adalah, saya dapet kantor Deket rumah, di Bandung, punya bos yang baik, punya kerjaan yg relatif santay (jarang lembur) , punya teman2 kantor yang baik Soleh Solehah.
Saya gak tau di usia saya yang segini dan udah tahap begini apa masih wajar saya galaw.
Heu. Mari menyerahkan saja pada yang diatas ya.

 

Belajar Menjadi Manager Handal

Tuliskan 3 aktivitas yang paling penting, dan 3 aktivitas yang paling tidak penting

Aktivitas penting :

  • Menjalankan kewajiban sebagai hamba Allah, dan menjaga kesehatan jasmani dan rohani
  • Menjalankan kewajiban sebagai istri dan ibu
  • Menjalankan kewajiban sebagai karyawan dan wiraswasta

Aktivitas tidak penting :

  • Berbelanja, window shopping terlalu banyak
  • Bermain game terlalu lama
  • Mengobrol ngalor ngidul tidak berfaedah

Waktu anda selama ini habis untuk kegiatan yang mana?

  • Waktu lebih banyak di kantor, senin sampai jumat dari jam 8.15 sampai jam 16.30. Tapi saya selalu menyempatkan untuk membawa anak ke kantor minimal 1 bulan 1 kali (biasanya tidak langsung membawa 3 anak, tapi satu per satu). Dan ketika ada parent coaching di sekolah saya sempatkan hadir (satu bulan satu kali), setiap hari saya antar ke sekolah, jika tidak bisa antar maka bapaknya yang antar (bergantian).
  • Di sela-sela waktu kantor saya bertemu tukang kain dan jahit untuk produksi hijab, dan waktu senggang lainnya saya luangkan waktu untuk menulis dan membaca.

 

Penjadwalan harian

*weekday*

04.00-05.00 ibadah pagi

05.00-07.00 persiapan anak-anak sekolah, aktivitas rumah

07.00- antar anak ke sekolah

08.00- sampai kantor

08.00- 16.00 kegiatan di kantor

16.00-18.00 – menemani anak makan dan main

18.00- 18.30 ibadah bersama

18.30-20.30 – baca buku, bercerita, bermain game

20.30- 21.30- baca buku yang bergizi, me time

21.30 – tidur

review playground BEC Bandung

Haloo, udah lama gak review tempat main nih. Kali ini mau review playground yang cukup bersih dan nyaman menurut saya, ada di Bandung Electronic Center (BEC), Jl. Purnawarman Bandung. Yang namanya anak-anak pasti seneng kalau dibawa main ke luar rumah, mamahnya juga pasti seneng ya, sekalian cuci mata dan belanja, hehe.

Playground ini menyatu dengan kawasan bermain game master, letaknya di lantai 3 sebelah foodcourt BEC baru. Saat saya kesana bulan Juni 2017, ada perubahan tarif masuk, yang tadinya weekend sekitar 45,000, menjadi 70,000/orang. Lumayan juga naiknya. Selidik punya selidik, ada beberapa perubahan di arena bermain ini, diantaranya locker penyimpanan barang, area permainan baru seperti panjat dinding, piano injak, balon muter, dan ac nya jadi semakin dingin, hehe.

Secara keseluruhan, playground BEC ini reccomended, karena tempatnya rapi dan bersih, serta variasi mainannya cukup banyak. Yang doyan loncat ada trampoline, yang kangen pantai ada arena pasir lengkap dengan peralatan mainnya, yang suka mandi bola, perosotan, hingga tembak-tembakan bola ada. Baiknya anak yang masih kecil ditemani ya, karena ada permainan yang cocoknya untuk tingkat TK. Ada juga loh arena play pretend, yaitu rumah-rumahan berjudul salon, rumah makan, dan lain-lain. Untuk penunggu tidak dikenakan biaya, namun tetap wajib memakai kaos kaki seperti anak-anak, disediakan space menunggu di dalam berupa bantal-bantal imut yang nyaman.

Wilayah bermain ini menurut saya juga cukup aman, ada beberapa penjaga yang suka berlalu lalang memonitor. Saya juga pernah menitipkan anak-anak sebentar karena mau ke ATM yang ada di sebelah, penjaganya mau dititipkan. Plusnya, setelah bermain, anak-anak diberikan hadiah kecil yang dapat dipilih sendiri. Oya, karena saya membayar untuk 3 anak, ternyata mendapat voucher 60,000 untuk bermain di area permainan mesin game master BEC, alhamdulillah! Overall walaupun harganya sekarang cukup mahal tapi tetap mengasyikkan untuk didatangi.

Note untuk pengunjung yang akan kemari :

  1. Arena berada di gedung BEC baru, lantai 3
  2. Jangan lupa bawa kaos kaki untuk anak-anak dan orang dewasa yang akan menjaga
  3. Isi voucher kartu tap sebelum bermain
  4. Bawa baju ganti lebih baik, karena ada arena pasir
  5. Simpan barang bawaan di loker sebelum bermain, sehingga dapat beraktivitas lebih nyaman
  6. Jaga selalu anak-anak anda, jika tidak ada perihal penting, jangan ditinggalkan (kayak saya..hehehe)

Sampai jumpa lagi di review tempat main lainnya 😀