NHW #1 Adab Menuntut Ilmu

Tugas NHW #1 #IIPBandung3 #batch4

Bismillahirrahmanirrahim….

Lima tahun telah saya habiskan dalam mencari ilmu di Institut Teknologi Bandung, tepatnya dalam tahun 2004-2009. Jurusan yang saya ambil adalah Biologi, dengan kelompok keahlian Ekologi. Selama perkuliahan, saya banyak bersentuhan dengan dunia lingkungan/environment, entah itu di bangku perkuliahan, atau kegiatan non-kuliah seperti acara himpunan, dan organisasi serta LSM cinta lingkungan lain yang saya ikuti. Selepas lulus s1, saya melanjutkan s2 ke jurusan teknik lingkungan, karena saya merasa saya jatuh cinta pada ilmu ini, hingga akhirnya saya bekerja pada pemerintahan Kota Bandung, di bidang penelitian dan pengembangan (Litbang). Dari beragam ilmu yang saya minati, termasuk diantaranya ilmu bisnis, kebijakan publik, parenting atau dunia pendidikan, saya memutuskan untuk menekuni ilmu lingkungan, karena sesuai dengan latar belakang pendidikan, terutama saya ingin ilmu yang telah saya dalami selama 7 tahun dapat bermanfaat, baik bagi masyarakat, keluarga dan umat.

Islam juga mengajarkan kita untuk menjadi manusia yang menjaga bumi tempat kita berpijak, sesuai Al Quran Surat Ar-Rum 41-42 :

“Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia; Allah menghendaki agar mereka merasakan sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar). (41) Katakanlah (Muhammad), “ Bepergianlah di bumi lalu lihatlah bagaimana kesudahan orang-orang dahulu. Kebanyakan dari mereka adalah orang-orang yang mempersekutukan (Allah).” (42) 

Ilmu lingkungan tidak sebatas menjaga kebersihan atau menanam pohon, namun jauh lebih kompleks serta mendalam. Inti dari ilmu lingkungan adalah menjaga bumi tetap sustainable, layak dihuni oleh semua makhluk hidup, bukan hanya oleh manusia. Bagaimana cara memanfaatkan anugerah yang telah Allah beri lewat alam, tapi juga turut menjaganya agar bukan hanya kita yang menikmati, tapi generasi penerus selanjutnya. Belajar menghargai bahwa spesies lain juga memiliki hak kehidupan, belajar tidak mementingkan diri sendiri dengan eksploitasi berlebihan demi kepentingan ekonomi dan sesaat.

Strategi yang akan dilakukan dalam belajar lebih banyak pada ilmu ini adalah niat dan upaya untuk melanjutkan perkuliahan ke S3 lewat jalur beasiswa. Meskipun banyak yang harus dipersiapkan (dokumen, belajar bahasa, proposal penelitian, dsb), tapi atas dukungan suami dan keluarga inti, mudah-mudahan cita-cita ini akan terwujud. Insha Allah saya ingin melanjutkan kuliah di Belanda dengan background study urban environment, yang nantinya akan saya terapkan di tempat saya bekerja. Mudah-mudahan dapat bermanfaat lebih banyak untuk warga Kota Bandung, aamiin.

Perubahan sikap yang akan diperbaiki : selalu membuka diri untuk mendapat banyak ilmu, termasuk salah satunya mengikuti institute ibu professional ini, yang pastinya akan membawa banyak manfaat untuk diri saya. Tidak takabur dan riya, dengan beprinsip seperti padi, semakin berat akan semakin merunduk. Niatkan mencari ilmu tidak untuk dihargai oleh orang lain, tidak untuk mendapat pujian, tidak untuk menjadi selebritis, tapi untuk meningkatkan kapasitas diri, dan agar diri ini semakin bermanfaat. Hal lain yang ingin ditanamkan adalah, betapapun banyaknya mimpi dalam mengaktualisasikan diri pada seorang wanita, jangan pernah melupakan kodrat, bahwa keluarga adalah tanggung jawab, ridho suami adalah wajib.

Sekian, Wassalamualaikum wr.wb

Wiedy Yang Essa, Bandung 16 Mei 2017

#InstitutIbuProfessional #Bandung3

Advertisements

One response to “NHW #1 Adab Menuntut Ilmu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s