Learning How To Learn

PROLOG

Setiap manusia diciptakan oleh Sang Pencipta dengan keunikannya sendiri. Sebaiknya, setiap individu disiapkan untuk menjadi seorang visioner dan pemimpin, dibandingkan manjadi pekerja yang mengerjakan hal-hal teknis. Kreativitas individu mutlak diperlukan dalam era globalisasi dan teknologi saat ini, utamanya untuk maju dalam terjangan kompleksitas kehidupan manusia. Dengan inovasi dan kreativitas, manusia akan lebih porduktif, karena umumnya orang yang tingkat kreatifitasnya tinggi tingkat produktifitasnyapun tinggi.

Dalam islam, konsep pendidikan dicetuskan oleh seorang tokoh bernama Abdurrahman an-Nahlawi. Beliau mengungkapkan pendidikan (tarbiyah) terdiri dari empat unsur. Pertama, menjaga dan memelihara fitrah anak. Kedua, mengembangkan seluruh potensi (kreativitas) dan kesiapan yang bermacam macam. Ketiga, mengarahkan seluruh fitrah dan potensi menuju kepada kebaikan dan kesempurnaan yang layak. Keempat, proses ini dilaksanakan secara bertahap dan sistematis. Sebagaimana ide yang inovatif dan kreatif hendaknya juga tak boleh lepas dari nilai-nilai luhur agama sebagai tujuan utama pendidikan Islam, yaitu menghasilkan manusia yang beradab (to produce a good man).

Utamanya, pendidikan tak akan hanya selesai di sekolah, tapi juga harus bersinergi dengan pendidikan keluarga di rumah. Seperti pepatah, Sia-sia mengajarkan ikan terbang, karena ia sudah jago berenang. Sebagai pendidik,  haruslah menghargai dan mengembangkan potensi yang dimiliki oleh anak, tidak “mengecilkan” kekurangan yang dimiliki, tapi lebih menggali potensi. Ada suatu cerita tentang seorang guru yang saat pembagian rapor/kenaikan kelas membagikan surat untuk setiap anak didiknya, isinya mengenai pompaan semangat, kebanggaan terhadap hasil yang telah diraih selama proses pembelajaran, dan ucapan terimakasih telah menjalani sekolah dengan baik. Hati seorang pembelajar akan tersentuh dan dihargai bila diperlakukan demikian, dibandingkan merasa kecil karena pembeberan nilai yang tidak sesuai standar. Di mata saya pribadi, tidak layak sistem pendidikan saat ini memakai angka dalam penilaian, karena setiap individu itu baik, dan kalaupun tidak baik harusnya didorong agar menjadi baik.

Sebagai orangtua, haruslah mengecilkan ego pribadi. Ada yang menginginkan anaknya menjadi dokter, padahal anaknya suka sekali menari. Saya pribadi berprinsip, apapun professi yang diinginkan anak itu baik, asalkan hal tersebut merupakan minatnya serta dalam koridor kebaikan : menjadi manusia yang bermanfaat, jujur dan adil. Siapkan anak-anak kita untuk masa depan, karena kita tidak dapat melihat keseluruhan masa depan itu.

HOW TO LEARN FAST?

how-to-learn-fast

Melalui gambar diatas dapat dianalogikan perjalanan dari San Francisco United States ke London, England. Jika perjalanan diibaratkan dengan waktu belajar (disini untuk menjadi seorang pengusaha), maka yang paling lama menuju tujuan adalah learning by reading, sementara yang paling cepat adalah learning by taking big risk.  Taking Big Risk, bisa dianalogikan dengan menciptakan lompatan kreativitas secara out of the box, semisal teaching others, menciptakan ruang-ruang berbagi dan berkarya, resign dari pekerjaan yang “nyaman” dan berjuang menjadi seorang enterpreneur, dan mempengaruhi “pikiran”orang lain.

Yang terpenting adalah lakukan dan lakukan. Seperti moto hidup saya Audere est facere : Berani adalah berbuat. Dan seperti simbol Nike : JUST DO IT. Rencana jangan berakhir hanya di kertas catatan, buat mimpi menjadi kenyataan dengan ikhtiar terus-menerus.

BOOK REVIEW

Josh Kaufman menulis Buku The first 20 hours : How to learn anything. (Visual Book Review ditulis oleh Sacha Chua).

20130705-Visual-Book-Review-The-First-20-Hours-How-to-Learn-Anything...-Fast-Josh-Kaufman (1)

Bagaimana menciptakan proses belajar yang cepat (dan tepat):

  1. Pilih yang kamu sukai – Apa ilmu yang membuatmu excited? Apa yang membuatmu berbinar-binar dan tak kenal lalah dalam melakukan hal tersebut?
  2. Fokus untuk 1 ilmu dalam 1 waktu – Jangan kehabisan energi untuk meraup semuanya sekaligus (yang mana ini yang selalu saya lakukan). Lakukan bertahap, terencana.
  3. Tentukan targetmu – dengan target yang jelas dan terukur, kamu akan tahu apa yang ingin kamu raih
  4. Bagi ilmu mu menjadi keahlian-keahlian kecil- Lakukan yang kecil-kecil dahulu, focus on your subskills
  5. Pilih tools belajar yang bagus – misal : membuat buku catatan target, atau checklist memo, share ke orang-orang terdekat agar mereka bisa selalu “mengingatkan”laksana timer
  6. Buang semua hal yang mengganggu belajar – pikiran negatif, mental tempe, tanggapan orang lain, dsb
  7. Buat timeline
  8. Himpun feedback dari mentor/coach/guru, video pelatihan, buku-buku
  9. Hitung waktu belajarmu
  10. Tekankan pada kuantitas dan kecepatan

A key insight? You don’t have to be amazing, just good enough to enjoy the skill, and 20 hours is enough to get you there if you learn effectively. (Even if it turns out to be more complex than that, stick with it anyway, and then see where you are at 20 hours.)

quote-learn-from-each-other

….

Andai diriku yang selalu kau rindukan di hari-harimu..

Andai diriku yang selalu mengisi jengkal demi jengkal kepalamu..

Andai diriku yang selalu menjejali pikiranmu..

Tapi tak mengapa, karena mencintaimupun aku sudah bahagia

Padepokan Seni Mayang Sunda Kota Bandung

Kota Bandung adalah Ibu Kota Provinsi Jawa Barat, sebagai pusat kebudayaan Sunda yang memberi banyak kesempatan untuk menikmati pertunjukan kesenian tradisional maupun kontemporer. Seni tradisional sunda diantaranya  Wayang Golek, Kawih sunda, Jaipongan dan seni bela diri tradisional pencak silat, serta banyak lagi potensi seni budaya yang dapat dikembangakan. Bandung mempunyai beberapa gedung pertunjukan seni budaya, yaitu Dago Tea House, Gedung Rumentang Siang, Galeri Kita, Museum Sri Baduga, dan tempat lainnya.

Salah satu tempat pertunjukan yang dimiliki oleh Pemerintah Kota Bandung dan kerap dikunjungi para penikmat sajian seni dan budaya adalah Padepokan Seni Mayang Sunda. Bertempat di Jalan Peta No. 209 Bandung, tempat ini dahulu pernah aktif kemudian sempat vakum dan kemudian mulai tahun 2013 dibuka kembali.  Tempat ini difungsikan secara gratis menjadi tempat diskusi, aneka seni permalam Minggu dan event-event yang lainnya, dengan bobot 70% seni tradisi, dan 30% seni kontemporer. Padepokan ini diharapkan dapat memfasilitasi komunitas masyarakat dalam rangka pemberdayaan seni budaya. UPT Padepokan Seni Mayang Sunda siap menyambut wisatawan dengan suguhan even-even seni tradisional dan kontemporer.

Prioritas pertunjukkan di Padepokan Seni Mayang Sunda adalah pada seni tradisional untuk menarik minat wisatawan. Untuk menjadikan Padepokan Seni Mayang Sunda sebagai pusat kebudayaan, maka setiap hari Sabtu dan Minggu biasa digelar pertunjukkan seni. Kreasi seni yang akan digelar di Padepokan Seni Mayang Sunda tersebut, tidak hanya seni tradisional saja. Tapi juga akan ditampilkan kreasi seni kontemporer dan modern.

Melalui program pagelaran seni pertunjukan ini diharapkan dapat mendorong munculnya komunitas di masyarakat yang peduli terhadap Seni Budaya tradisional yang memiliki jati diri dan karakter masyarakat indonesia. Selain itu juga, dengan dikembangkannya Padepokan Seni Mayang Sunda Kota Bandung diharapakan akan tumbuh dalam jiwa para pelaku seni budaya suatu kepedulian yang memahami dan bisa secara bersama-sama mencoba mempertautkan ekspresi seni budaya dan “ Jiwa Seni “ masyarakat guna memperkuat benteng pertahanan budaya secara cepat, tepat dan akurat yang pada gilirannya diharapkan dampak globalisasi tidak lagi menjadi permasalahan yang menakutkan, namun menjadi mitra untuk saling mengisi budaya luar yang positif sehingga memperkaya keanekaragaman kreasi dan inovasi para kreator.

Banyak komunitas – komunitas seni budaya yang ada di Kota Bandung yang kurang mendapatnya pelayanan dari Pemerintah Kota Bandung dalam hal mendapatkan tempat yang representatif untuk pagelaran seni budaya. Masih sedikit Padepokan Seni di Kota Bandung yang dapat dipergunakan menjadi tempat pertunjukan dan pembinaan seni budaya, dikarenakan beberapa Padepokan Seni atau Gedung Kesenian yang tidak terawat dan terpelihara. Padepokan Seni/ Gedung Kesenian di Kota Bandung kebayakan milik Provinsi Jawa Barat, Swasta/ Masyarakat dan hanya sebagian kecil milik Pemerintah Kota Bandung.

Karena itu, Pemerintah Kota Bandung saat ini tengah membenahi regulasi serta perencanaan untuk menghidupkan kembali Padepokan Seni Mayang Sunda. Pengoptimalan penyediaan sarana dan prasarana serta pemanfaatan gedung Padepokan Seni Mayang Sunda harus senantiasa ditingkatkan karena bermanfaat sebagai salah satu sumber aset daerah dan destinasi budaya yang memiliki nilai ekonomi yang signifikan.

 

alamat dan nomor telepon padepokan seni mayang sunda.jpg

Sumber Gambar : http://www.wisatabdg.com

Cinta dan Sahabat (bagian 3- final)

Upacara hari Senin ini, tidak seperti biasanya. Ya, biasanya eky malas sekali karena acara tersebut membosankan, sehingga ia selalu kabur ke kantin atau sengaja datang terlambat untuk menghindarinya. Tapi tidak dengan hari ini, ada gairah yang menguap di dadanya, ada seseorang yang ingin ia temui, siapa lagi kalau bukan Anara. Walaupun barisan siswa kelas 3 dan kelas 1 berjauhan, Eky yang sudah tahun terakhir itu berharap bisa menemukan perempuan yang sedang diincarnya, ya meskipun dari jarak jauh. 25 menit upacara terlama yang pernah Eky ikuti telah dilalui, sembari iringan ledekan dari teman-temannya dengan istilah : bentar lagi bakalan hujan, ada kejadian langka, dan dengan lututnya yang hampir goyah berdiri dengan sikap sempurna. Saat siswa-siswa dibubarkan, Eky langsung naik ke “podium” yang sudah kosong, bagian tertinggi dari lapangan tempat pembina upacara berpidato. Matanya liar mencari sosok gadis itu dari atas sana. Dengan tubuhnya yang tinggi, Eky berharap bisa melihat Anara, ya walaupun sebentar. Tanpa sadar tepukan telah mendarat di punggung Eky. “Kamu lagi ngapain? ” . Seperti biasa, Risky yang membuyarkan kegiatan serius Eky.
“Engga, gak lagi ngapai-ngapain”
” Mau latihan pidato? ”
Eky tersenyum singkat “engga lah”
“Nyari anak kelas satu? ”
Ehm.. Risky sepertinya bisa membaca pikiran Eky. Iya juga sih, pandangan Eky sedari tadi ke kerumunan siswa-siswa kelas satu di ujung kanan lapangan.
“Anara kelas 1-10, dia ada di sebelah tengah ” . Seperti cenayang, Risky bisa tahu apa yang sedang Eky cari, ya persabatan lebih dari 10 tahun mungkin jawabannya.
Seperti elang yang menemukan mangsanya , mata Eky berbinar ketika mendapati Anara di balik kerumunan manusia berbaju putih-abu tersebut. Anara nampak sedang mengobrol bersama teman perempuannya. Eky dapat melihat rambutnya dibiarkan terurai, bersinar terkena sinar matahari pagi, pinggangnya langsing, pipinya merona merah dan senyumnya benar-benar menyejukkan. Sekejap saja dewa cupid turun dari khayangan, membuat Eky mabuk kepayang , dan takdir yang bergulir begitu harmoni, karena sekelibat bola mata anara dan Eky bertemu. Jantung Eky berdegup kian kencang, ketika Anara tersenyum kepadanya. Senyum yang penuh arti.

“Aduh, risky… Gwa ketimpa masalah nih”
” Kenapa ky ”
” Gwa kayaknya naksir anara”
Risky tersenyum. Mereka berdua sedang melangkah bersama ke kelas. Eky pun menceritakan kejadian kemarin, mengenai bingkisan yang ada di lokernya.
” Baru kali ini kayaknya elu naksir cewe ” , risky terkekeh.
” Syukurlah gwa masih normal, ris”
” Terus gimana? Mau ngajak ketemuan sama anara? ”
” Gwa mau langsung nembak aja, ris”
Eky mempercepat langkahnya ke kelas, sementara risky terdiam melongo.

……
Atas bantuan Indra yang punya adik di kelas yang sama dengan Anara, Eky bisa bertemu dengan Anara di lapangan basket. Ya, bukan tempat yang bagus untuk bertemu, tapi ini tempat paling strategis karena paling dekat dengan kelasnya Anara. Dengan alasan ingin menanyakan jadwal wali kelasnya, Eky saat ini berhadap-hadapan dengan Anara. Berdua. Lapangan basket itu sekarang cukup sepi, karena jam istirahat siswa lebih banyakb berkumpul di kantin untuk makan. Eky sangat kikuk, ia tidak percaya diri dengan potongan rambutnya hari ini. Beberapa kali ia bolak-balik kamar mandi hanya untuk berkaca dan merapikan rambutnya. Baju seragamnya yang biasanya berantakan mendadak rapi dan bersih, dengan ikat pinggang yang bagus. Eky sebenarnya merasa aneh dengan dirinya yang sangat berani ini, dan Eky merasa malu pada dirinya sendiri karena pernah berpikir jatuh cinta pada pandangan pertama itu konyol. Eky memberanikan diri karena dari info adiknya Indra, Anara masih jomblo.
” Maaf nih, mengganggu” Eky memulai pembicaraan dengan terbata-bata.
” Iya, ada apa ka? ”
Eky tidak berani menatap Anara. Perempuan dihadapannya itu masih polos, sepertinya karena baru kelas 1, Anara kemungkinan tidak tahu kalau Eky cukup terkenal di sekolah. Tapi inilah yang membuat anara berbeda, ia tidak “jual murah” seperti anak perempuan lain yang wajahnya tersipu malu-malu atau geer jika berdekatan dengan dirinya.
“Saya sebelumnya mau minta maaf karena telah marah-marah tempo hari”
” Oh, gak apa-apa kak.
“Ehmm..eh.. Anara belum punya pacar ya? ”
Anara terdiam, ia tidak menjawab. Mungkin ia bingung.
” Anara, ..emm…saya boleh gak.. kenal anara lebih dekat? “, Eky berbicara terbata-bata. Ia tak sanggup menahan kegugupannya. Keringat dingin mulai mengucur di pundak bidangnya.
Anara tertunduk. Ia tidak bergeming.
” oya..Makasih banyak ya, untuk minumannya. Enak sekali, ini sekalian saya bawa tempatnya. Ini punya anara kan ya? ”
Anara memandang tempat melamin berwarna pink itu, lalu meraihnya dari tangan Eky.
” Iya ka, ini punya saya” . Eky merasakan jantungnya meloncat. Ia senang karena benar Anaralah yang memberi bingkisan itu.
” Ehmm.. boleh gak, panggil saya Eky saja, jangan Kaka? ”
Mata anara tiba-tiba terbelalak.
” Oh, Kaka namanya Eky? ”
” Iya”
Anara menggaruk- garuk kepalanya. Ia nampak sangat bingung.
” Kenapa? ” Eky memberanikan diri bertanya.
Anara nampak menarik napas panjang sebelum berbicara kembali , ” Maaf ka, saya pikir nama teman Kaka yang kemarin itu Eky. Saya salah kirim ka, maaf ya ka. Sebenarnya saya..hmm.. ingin kenalan sama teman Kaka yang waktu itu di parkiran mobil”
Seperti disambar petir, Eky seketika mematung. Ingin rasanya ia kabur ke angkasa luar dan disedot blackhole. Pernyataan yang sangat menyakitkan. Perih dan malu. Tak disangka ternyata Anara menaruh perhatian pada Risky, bukan Eky. Salah sasaran, karena nama mereka berdua mirip.
Eky serasa mimpi. Ia malu, gengsi, sedih, marah, bercampur aduk.
Tapi ia lalu teringat masa-masa persahabatan dengan Risky, sepuluh tahun yang penuh warna. Ya, demi sahabatnya risky, ia pasti akan menerimanya.
Walaupun.. ehm, butuh waktu sih.

Sekian.

Juni 2017.