01012018

IMG_20180101_165235_363

Advertisements

Benih cinta (Francois Lelord)

Benih cinta (Francois Lelord)

  1. Cinta yang sempurna tidak akan pernah diisi pertengkaran
  2. Terkadang kita sering bertengkar dengan orang yang paling kita cintai
  3. Kita tidak bisa memenangi cinta seseorang tanpa sebuah pertarungan
  4. Cinta sejati adalah ketidakinginan untuk bersikap tidak setia
  5. Cinta sejati adalah tidak berbuat serong (walaupun saat kita menginginkannya)
  6. Cinta sejati adalah selalu merasakan apa yang diinginkan oleh kekasihnya
  7. Cinta memang indah saat sang kekasih bisa merasakan apa yang kita inginkan, tetapi kita semestinya juag bisa membantu mereka dengan mengungkapkan hasrat kita
  8. Gairah penting bagi cinta
  9. Membutuhkan orang lain adalah pertanda cinta
  10. Gairah pria dapat menciptakan banyak neraka
  11. Cinta dan kecemburuan saling beriringan
  12. Gairah memudar setelah dua atau tiga tahun hidup bersama
  13. Gairah dalam cinta bisa sangat tidak adil
  14. Perempuan selalu senang memimpikan tentang cinta, meskipun mereka sudah jatuh cinta pada seseorang
  15. Dalam cinta, kalau kita benar-benar tahu apa yang dikatakan pasangan, mungkin kita tidak akan memahami mereka sama sekali
  16. Kecemburuan tidak terpisahkan dari gairah
  17. Kecemburuan adalah tanda kelekatan
  18. Cinta berati langsung merasakan ketika pasangannya tidak bahagia
  19. Mungkinkah cinta merupakan kombinasi dari kepentingan pribadi dan emosi?
  20. Cinta berati masih melihat keindahan pasangan meski tak lagi terlihat oleh orang lain
  21. Cinta akan membuktikan dirinya sendiri saat diuji
  22. Cinta adalah tersenyum saat kita saling jumpa
  23. Cinta itu ibarat pintu putar. Kita berputar-putar, tapi tak akan pernah bisa mengejar satu sama lain
  24. Tidak ada yang mampu meredakan derita akibat cinta yang lebih baik, daripada memfokuskan diri pada sebuah tugas
  25. Cinta adalah kekampuan untuk bermimpi sekaligus mengetahui saatnya untuk berhenti bermimpi
  26. Cinta adalah menolak godaan.

……..

Karena cinta kelihatannya merupakan sumber penderitaan tanpa akhir. Sebagian orang lainnya mengeluh karena tidak memiliki cinta sama sekali.

Betapa pernikahan itu tidak boleh dianggap enteng dan betapa teramat pentingnya memilih pasangan yang baik, karena sejauh menyangkut bencana, perceraian masuk dalam urutan ketiga setelah perang nuklir dan wabah pes.

Kedekatan dapat membuat seorang perempuan mencintai pria yang awalnya bahkan tidak disukainya.

Cinta itu rumit.

…….

From the book : Hector and the secrets of Love

Welcome 13th

WhatsApp Image 2017-12-18 at 17.06.59

Maybe this 31 bday not the best day of this year, but i will apreciate and be blessed.

Semoga sisa usia saya selalu berada dalam kebahagiaan, ketenangan. Semoga saya bisa terus berusaha menggapai kebahagiaan untuk hidup saya sendiri, karena tidak ada kebahagiaan yang turun dari langit.

Semoga saya bisa lebih tenang, lebih bijak, lebih sabar menghadapi berbagai kerikil kehidupan. Semoga dada saya bisa lebih lapang dan hati lebih ikhlas menghadapi kejadian yang bergulir kemudian.

Semoga saya bisa selalu semangat dan fokus dalam mencapai cita-cita di dunia dan akhirat. Semoga selalu bisa bermanfaat bagi orang lain.

Aaamiiin..


15dec 2017 

Kisah Adiba terserang kejang

WhatsApp Image 2017-12-18 at 17.07.45 (5)WhatsApp Image 2017-12-18 at 17.07.45 (4)

14 November 2017- jam 21:00 neng dodoy alias adiba badannya anget, mulai gelisah dan merengek-rengek. jam 22:00 mama sudah teler dan ngantuk banget, sudah diajak tidur tapi masih rewel. Karena gak kuat, mama akhirnya ketiduran (maafin mama ya neng..hiks)

15 november 2017. tengah malam neng bangun dari tidurnya, masih rewel. saya pegang badannya masih anget, saya pikir belum perlu kasih penurun panas. Saya ajak neng tidur lagi, karena sebenernya saya gak kuat begadang malam itu. saya peluk agar neng tenang.

jam 03.30- saya terbangun, karena merasakan gerakan aneh dari neng yang tidur di sebelah saya. Saya dapati neng bergerak berulang-ulang yang aneh, saya perhatikan lagi, matanya tertutup, saya bangunkan neng, tapi tidak bangun-bangun. Ya Allah, sepertinya neng seperti kakanya zuran, neng kejang! saya langsung panik dan membangunkan suami saya. ketika suami saya bangun dan melihat, neng makin kencang kejangnya, matanya membelalak ke atas dan dari mulutnya mengeluarkan suatu buih. Astagfirullah! saya gak kuat liatnya. saya panik sekali. Saya keluar kamar untuk mengambil obat, saya kasih ke suami saya karena saya gak kuat melihat neng dalam kondisi seperti itu, sungguh saya gak kuat! suami menenangkan saya, karena sudah pernah terjadi sebelumnya pada zuran, suami meminta saya untuk tidak panik. Saya ajak langsung ke rumah sakit, tapi suami bilang tunggu dulu, karena dulu dalam 5 menit zuran sudah berhenti kejangnya.

namun saking paniknya, saya segera menyalakan mobil dan membuka pintu gerbang, memasukkan baju dan segala macam ke mobil. Ketika kembali ke kamar benar saja, neng masih belum berhenti kejangnya! Ya Allah.. 😦 akhirnya saya gendong neng dan segera meluncur ke rumah sakit. Saya coba bangunkan neng, tapi matanya menutup, tidak membuka. tubuhnya masih agak panas. saya coba ajak ngobrol, tapi tetap tidak bangun, seperti pingsan.

Sampai di RS Hermina Pasteur, neng masuk IGD. diukur suhu tubuhnya 38 derajat, sebenernya tidak terlalu panas. Neng langsung diberikan obat lewat anus, namun setengah jam berlalu, tubuh neng masih bergetar dan matanya belum membuka. Astagfirullah…. kenapa lama sekali kejangnya? saya makin gak tenang. Dokter langsung memberikan infus, jarum menusuk tangan neng, tapi neng masih tidak ada reaksi. masih belum sadar, hingga satu jam berlalu. Dokter memberi tahu kemungkinan harus dipindah ke ruangan HCU.

Allahuakbar! saya langsung keluar IGD dan ke musholla, saya solat dan berdoa sambil menangis. Saat-saat seperti itu saya lemah sekali, saya sambil bernadzar macam-macam.  Mulai dari gak akan marahin anak lagi, sampai mau lebih sering ngaji. Terbanyang jika sesuatu yang buruk terjadi pada neng, bagaimana hidup saya? saya langsung rindu dengan celotehan neng, dengan suaranya yang menggemaskan. Saya menyesal tadi malam malah tertidur dan tidak memperhatikan neng. Ah, saya kecewa sekali pada diri saya!

Keluar dari musholla saya kembali ke IGD, dan mendapati neng sudah sadar. Ya Allah, alhamdulillah. Setelah satu jam kejang neng membuka matanya, tapi belum berbicara. saya peluk, saya ajak ngobrol. ia masih termenung, seperti bingung. akhirnya 15 menit kemudian dia menangis. alhamdulillah, ya Allah! Setelah setengah jam menunggu hasil lab, ternyata leukosit tinggi sekali, diduga neng terserangs emacam bakteri atau virus. akhirnya untuk observasi, neng dirujuk untuk rawat inap.

ini kali kedua mendapati anak kejang. Saya kira hanya zuran yang akan mengalami, karena memang ada garis keturunan dari papahnya.  Bedanya neng ini lebih lama, jadi lebih deg-degan.

Yaaah.. beginilah nasib emak-emak. Allah memberikan saya 3 anak karena pasti tahu, saya sanggup menghadapi deg-degan macam begini, walaupun seringnya saya kabur dan nge-blank (huhuuuu). Yang namanya orang tua adalah pekerjaan seumur hidup. Deg-degannya pasti tiada akhir, tapi diingatkan lagi, semuanya hanya titipan, kita sendiri pun tak akan kekal.

Semoga Allah senantiasa memberikan kesehatan yang baik, kebahagiaan, dan ketenangan. Aaamiiinn Ya Rabb!

—————–

 

 

Komponen Patah hati

Komponen patah hati  adalah kerinduan.

“Aku perlu bertemu dengannya, berbicara dengannya sekarang juga”

Pemadat yang butuh candunya. Anak yang dipisahkan dari Ibunya.

Dari semua komponen, kerinduan adalah komponen yang kita rasakan paling kuat dalam level fisik, tidak berbeda dari gejala-gejala ketagihan yang dijelaskan oleh pemadat yang dicegah dari mengonsumsi zat adiktif mereka. Kerinduan yang terjadi pada diri kita mengacu pada ketidakhadiran orang yang dicintai sementara ataupun permanen, baik secara fisik maupun emosi.

Ketidakhadiran ini bisa menghadirkan insomnia, kegelisahan, perubahan kebiasaan makan, hilangnya konsentrasi- bahkan dalam situasi-situasi yang menuntut perhatian penuh (sebuah rapat penting, mengemudikan mobil). Dan pada tahap yang lebih umum, hal itu mencegah kita dari merasakan kesenangan apa pun, bahkan dari aktivitas-aktivitas yang sebelumnya kita anggap menyenangkan. Efek buruk kerinduan dapat diringankan sesaat dengan mengonsumsi berbagai macam substansi (alkohol, obat penenang, narkotika) atau bahkan dengan menenggelamkan diri dalam aktivitas-aktivitas tertentu (kerja keras tanpa henti, olahraga fisik, berbelanja, hubungan fisik dengan pasangan baru atau lama). Namun, semakin kita berusaha menyingkirkan rasa kerinduan itu, semakin kuat ia akan mendatangi kita kembali, seperti seekor hewan buas yang mundur hanya untuk menerjang dengan kekuatan lebih dahsyat.

Sebaliknya, tempat-tempat, orang-orang dan perjumlaan tertentu yang menghadirkan kenangan orang yang dicintai dapat menguatkan serangan kerinduan ini : tempat kita dulu biasa berjalan bersama, restoran tempat kita biasa berjumpa, alunan merdu yang senang disenandung kekasih saat dia senang. Kita bahkan bisa merasakan emosi lebih kuat saat menemukan sebuah objek yang ditinggalkan kekasih. Sepasang sandal butut di sudut lemari dapat mengantarkan kita pada tingkan emosi dan penderitaan lebih hebat daripada sebuah simfoni, karya seni, atau puisi hebat manapun.

Kerinduan ini terkadang mencapai intensitas puncak penderitaan yang membuat kita merasa takut terhadap waktu-waktu yang akan datang (Bagaimana aku akan bertahan hari ini? Besok? dan sepanjang sisa hidupku?). Ia juga menciptakan momen-momen kealpaan saat kita menghabiskan waktu bersama orang lain, meskipun dengan orang yang kita sukai. Secara umum, dipercaya bahwa mencurahkan perasaan kita kepada teman dekat atau pihak profesional bisa menghadikran ketenangan yang nyata, meskipun ini biasanya hanya berlangsung singkat.


from the book : Hector and teh Secrets of Love (Francois Lelord)

di Bulan Desember yang sendu.

Al jazeerah Signature Timur Tengah

WhatsApp Image 2017-12-11 at 12.36.23 (1)WhatsApp Image 2017-12-11 at 12.36.23

Sebenernya saya gak terlalu suka masakan Arab (dan India), karena lidah saya gak biasa (biasa cilok), tapi karena ditraktir Pak Kasubid terbaik di ultahnya ke 57, jadinya kita lets go!

Tempatnya ternyata bagus, penataan ruangnya enak, tadinya kita mau duduk di tempat kayak saung lesehan, tapi ada yg protes tuh katanya ntar perutnya kelipet gak enak (salah siapa gendut? hahaa).

Service nya juga ternyata oke banget, mas nya baik, dan bersedia menampung pertanyaan2 kita yang kepo dengan judul makanan yang asing. Meskipun yang lain milih makanan khas arab, saya cari aman aja mesen dori dan chips hehe:D. tapi ikut nyicip juga nasi-nasian arab itu dan ternyata.. blum bisa menikmatinya :D. Harga disini lumayan, tapi sesuai lah dengan tempat dan kualitasnya. oya saya nyobain dessert khas Arab namanya Ali apaa ya lupaa, campuran milk, cream, almond, dan bumbu rahasia katanya.. yummy banget!

Terkhir kita poto ama orang arab yang ternyata jadi maskot 😀 Hatur nuhun Pak Amru 🙂