Review Pasar ah Poong, Bogor

IMG-20171011-WA0130

IMG_20171011_165328_HDR

Setelah menjalani hari-hari penuh ketidaknyenyakan tidur, keletihan otak, dan kejenuhan mengetik selama 25 hari di Diklat Peneliti pertama, hahaa.. alhamdulillah akhirnya semua berlaluuu.. dan kita satu angkatan gelombang VII (28 orang, minus irvan solok yang lagi ke bogor, jadi 27 orang) berwisata ke pasar ah-poong sentul, gak terlalu jauh, pokonya ngumpul!

Ide kesana berasal dari saya, awalnya sih mau ke puncak yang dingin-dingin seger, tapi jauh dan macet kayaknya sih, kalau ke pasar ahpong ini, hanya sekitar 15 menit aja dari Pusbindiklat Peneliti Cibinong. Tapi ternyataa, di luar ekspektasi, hihi. Plus kesorean juga, kita baru sampe sekitar setengah 5, dimana awan gelap mulai bergelayut, jadi poto-poto pun tidak se-terang biasanya. Kami melewati jembatan merah diatas sungai, dimana airnya tidak terlalu deras, cenderung kering.

Di sini ditawarkan berbagai macam jajanan, mulai dari yang sudah terkenal sampai yang unfamiliar. Sebelum beli, harus top-up saldo dulu, dan ternyata harganya diatas standar. Saya hanya pesan green tea latte plus ice cream, sama nyicip bakso goreng (seporsi 45000 isi 5 hahaa)-nya punya Teh Seline. Ada beberapa wahana juga seperti naik perahu (sekitar 30rb untuk 1 putaran kecil), atau masuk ke bola air (lalu diputer2, terus bingung oksigennya dari mana hahaha), dan bebek-bebekan. Cuaca mendung dan agak malas membuat kami tidak ada yang mencoba wahananya. Kita hanya poto2 bersama diatas jembatan merah untuk kenangan.

Selagi makan, hujan turuuunn sangat lebatnya, sampai kita pindah-pindah kursi berjuta kali, mencari tempat yang tidak kebasahan, hehe. Karena air menyiprat tidak hanya dari pinggir, tapi dari ventilasi atas.

Waktu magrib datang, musholla nya ternyata sangat tidak nyaman, malah mirip gudang dan baunya kurang enak, harusnya bisa diperbaiki lah. Tak lama setelah hujan agak reda sedikit, kita berpencar dengan gocar masing2 grup, ada yang karokean (saya dan kawan2), ada yang ke bioskop, ada pula yang kembali ke asrama. Ketika pulang melewati jembatan, terlihat air mengalir sangat deras di sungai.

Menanti besok, akhirnya, penutupan diklat ini!ย 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s