Padepokan Seni Mayang Sunda Kota Bandung

Kota Bandung adalah Ibu Kota Provinsi Jawa Barat, sebagai pusat kebudayaan Sunda yang memberi banyak kesempatan untuk menikmati pertunjukan kesenian tradisional maupun kontemporer. Seni tradisional sunda diantaranya  Wayang Golek, Kawih sunda, Jaipongan dan seni bela diri tradisional pencak silat, serta banyak lagi potensi seni budaya yang dapat dikembangakan. Bandung mempunyai beberapa gedung pertunjukan seni budaya, yaitu Dago Tea House, Gedung Rumentang Siang, Galeri Kita, Museum Sri Baduga, dan tempat lainnya.

Salah satu tempat pertunjukan yang dimiliki oleh Pemerintah Kota Bandung dan kerap dikunjungi para penikmat sajian seni dan budaya adalah Padepokan Seni Mayang Sunda. Bertempat di Jalan Peta No. 209 Bandung, tempat ini dahulu pernah aktif kemudian sempat vakum dan kemudian mulai tahun 2013 dibuka kembali.  Tempat ini difungsikan secara gratis menjadi tempat diskusi, aneka seni permalam Minggu dan event-event yang lainnya, dengan bobot 70% seni tradisi, dan 30% seni kontemporer. Padepokan ini diharapkan dapat memfasilitasi komunitas masyarakat dalam rangka pemberdayaan seni budaya. UPT Padepokan Seni Mayang Sunda siap menyambut wisatawan dengan suguhan even-even seni tradisional dan kontemporer.

Prioritas pertunjukkan di Padepokan Seni Mayang Sunda adalah pada seni tradisional untuk menarik minat wisatawan. Untuk menjadikan Padepokan Seni Mayang Sunda sebagai pusat kebudayaan, maka setiap hari Sabtu dan Minggu biasa digelar pertunjukkan seni. Kreasi seni yang akan digelar di Padepokan Seni Mayang Sunda tersebut, tidak hanya seni tradisional saja. Tapi juga akan ditampilkan kreasi seni kontemporer dan modern.

Melalui program pagelaran seni pertunjukan ini diharapkan dapat mendorong munculnya komunitas di masyarakat yang peduli terhadap Seni Budaya tradisional yang memiliki jati diri dan karakter masyarakat indonesia. Selain itu juga, dengan dikembangkannya Padepokan Seni Mayang Sunda Kota Bandung diharapakan akan tumbuh dalam jiwa para pelaku seni budaya suatu kepedulian yang memahami dan bisa secara bersama-sama mencoba mempertautkan ekspresi seni budaya dan “ Jiwa Seni “ masyarakat guna memperkuat benteng pertahanan budaya secara cepat, tepat dan akurat yang pada gilirannya diharapkan dampak globalisasi tidak lagi menjadi permasalahan yang menakutkan, namun menjadi mitra untuk saling mengisi budaya luar yang positif sehingga memperkaya keanekaragaman kreasi dan inovasi para kreator.

Banyak komunitas – komunitas seni budaya yang ada di Kota Bandung yang kurang mendapatnya pelayanan dari Pemerintah Kota Bandung dalam hal mendapatkan tempat yang representatif untuk pagelaran seni budaya. Masih sedikit Padepokan Seni di Kota Bandung yang dapat dipergunakan menjadi tempat pertunjukan dan pembinaan seni budaya, dikarenakan beberapa Padepokan Seni atau Gedung Kesenian yang tidak terawat dan terpelihara. Padepokan Seni/ Gedung Kesenian di Kota Bandung kebayakan milik Provinsi Jawa Barat, Swasta/ Masyarakat dan hanya sebagian kecil milik Pemerintah Kota Bandung.

Karena itu, Pemerintah Kota Bandung saat ini tengah membenahi regulasi serta perencanaan untuk menghidupkan kembali Padepokan Seni Mayang Sunda. Pengoptimalan penyediaan sarana dan prasarana serta pemanfaatan gedung Padepokan Seni Mayang Sunda harus senantiasa ditingkatkan karena bermanfaat sebagai salah satu sumber aset daerah dan destinasi budaya yang memiliki nilai ekonomi yang signifikan.

 

alamat dan nomor telepon padepokan seni mayang sunda.jpg

Sumber Gambar : http://www.wisatabdg.com

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s