Surat untuk 3 permataku

Anak-anakku yang mama sayangi.., mama tahu saat ini kalian belum bisa membaca ini. Pertama, kalian belum fasih membaca, kedua belum saatnya mengerti. Tapi suatu saat, jika kalian membuka halaman catatan mama ini, mama harap kalian membacanya 😊

Anak-anakku yang lucu dan menggemaskan… kaka Abdul, aa zuran dan neng Dodoy, kalian adalah anugerah terbaik yang Allah berikan pada mama. Walaupun kalian sering membuat amarah mama membludak, kesabaran menipis, darah naik sampai ubun-ubun, tapi jika satu hari tak ada kalian hidup mama terasa sangat kosong dan hampa. Allah telah mempercayakan kalian pada mamah, sehingga Allah pun pasti tahu, mamah lah yang paling cocok untuk mengantarkan kalian. Bukan mengantar menuju ke apa yang mama impikan, tapi menuju makhluk yang dicintai Allah.

Tiada hari yang terlewati tanpa kelucuan kalian…Kaka Abdul, sekarang kau sudah mau 7 tahun, bulan depan sudah SD. Mama menangis saat datang wisuda TK mu. Tak terbayangkan kau sudah tumbuh besar saat ini. Kaka Abdul, anak pertama mamah, anak yang ditunggu-tunggu oleh nenek kakek dan keluarga. Anak yang disambut suka cita dan kasih sayang melipah. Terimakasih nak, sudah menjadi Kaka yang baik, panutan yang baik. Dari kecil kepintaranmu sudah terlihat, kau mudah menghapal kata-kata, rasa ingin tahumu begitu kuat, dan jiwa kreatifitasmu sangat tinggi. Kau suka sekali membaca dan menggambar, kau bisa menghapal ayat suci Al Qur’an dengan cepat, dan kau supel dengan teman-teman. Mama yakin suatu saat kau dapat menjadi pemimpin di negeri ini. Mama selalu mendoakan mu, Kaka Alfatihah Abdul Muttaqien. Laksana surat Alfatihah yang maknanya begitu dalam serupa saripati Al Qur’an, mamah akan selalu mendukung mu menjadi manusia yang baik, hebat, bijaksana dan bermanfaat.

Anak keduaku, Muhammad Qaf Khaizuran Muttaqien, atau biasa dipanggil aa zuran, usiamu sekarang 5 tahun. Anak mama yang mungil dan imut, perbedaan usia yang hanya 15 bulan membuatmu menjadikan kakak mu sebagai panutan. Apapun yang kakak lakukan kau ikuti. Kau adalah anak yang ramah, lembut hatinya dan ekspresif. Mama ingat aa zuran sering melucu dan membuat almarhum kakek tertawa. Terimakasih aa, terimakasih atas ungkapan cintamu pada mamah yang sering kau berikan, lewat ciuman, lewat pelukan, lewat ungkapan kecewa jika mama berangkat kerja. Kau memiliki hati yang tulus dan tenang, semoga aa menjadi manusia yang berguna di masa depan, sesuai nama tengahmu “Khaizuran” yang berarti pemimpin.

Anakku terakhir yang paling cantik, Adiba abqariah Muttaqien alias neng Dodoy Iyay iyay. Dua tahun usiamu sekarang. Mama selalu kangen sama neng yang manja, lucu dan menggemaskan. Allah berikan neng pada hidup mama di usia 28 tahun, saat mama masih memakai KB IUD. Sempat takut dan resah karena mengandung neng tidak direncanakan, tapi sekarang mama sangat bahagia dan bersyukur dititipi neng oleh Allah. Neng, anak yang cantik dan imutnya mamah, Semoga Allah selalu merahmati setiap langkahmu. Semoga kau menjadi wanita mulia, beradab dan penghapal Al Qur’an seperti arti namamu.

Maafkan mamah anak-anakku, belum dapat menjadi mamah yang baik. Maafkan mamah yang harus membagi waktu mamah dengan bekerja. Maafkan mamah yang masih jauh dari sabar.
Maafkan mamah yang masih egois.
Terimakasih anak-anakku. Terimakasih telah menyayangi mamah sampai saat ini dan nanti.
Semoga Allah selalu melindungi keluarga kita semua, hingga dapat berkumpul lagi di Jannah-Nya.

Anak-anakku sayang, jika sudah terputus amalku.. hanya engkaulah harapanku..

Juni/Ramadhan 2017/1438
Mamah essa

 

11390002_1021966807816467_5732866609407785130_n

Advertisements

One response to “Surat untuk 3 permataku

  1. Pingback: Sepucuk surat untuk suamiku | Wiedy Yang Essa's blog

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s